Musik Malam TBY Tampilkan Musik Metal

Musik Malam TBY Tampilkan Musik MetalPenampilan band Venomous dalam Musik Malam di TBY, Selasa (28/8/2018) malam. - Harian Jogja/Sunartono
30 Agustus 2018 07:17 WIB Sunartono Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Taman Budaya Yogyakarta (TBY) kembali menampilkan konser musik malam pada Selasa (28/8/2018). Kali ini mereka mengangkat genre khusus musik metal untuk menampung berbagai aliran musik di Yogyakarta.

Panitia Musik Malam TBY Lawung Panji menjelaskan, tema yang diangkat dalam perhelatan itu adalah Metalica Aggression, The Big Four Tribute Band, Metalica Antrax Megadeth Slayers. Empat band papan atas itu sengaja menjadi cover dengan menghadirkan band lokal yang memiliki corak musik sama.

"Kalau acara musik malam sebenarnya rutin tetapi untuk metal tahun ini baru kedua kalinya, jadi malam ini kami angkat genre metal," terangnya, Selasa (28/8/2018) malam.

Ia mengatakan, banyak band di Jogja yang memiliki aliran musik sama dengan keempat band papan atas tersebut. Namun dalam konser kali ini agar tersajikan dengan menarik pihaknya melibatkan kurator untuk menentukan band lokal yang layak tampil dalam musik malam dnegan mengcover emlat band tersebut. Keempat band yang dipilih untuk tampil dalam konser tersebut adalah Venomous, Flesh Divine, Heilash dan Hiplas.

"Jadi ada kurator yang menentukan band mana yang sekiranya cocok untuk mengcover megadeth, antrax, slayer, metalica, yang konsisten dengan genre tersebut," katanya.

Ia mengatakan sajian musik keras itu untuk memenuhi kalangan anak muda di Jogja penghobi musik metal. Mengingat dalam pagelara sebelumnya lebih banyak mengangkat tema tentang seni yang banyak disukai kalangan orang tua. "Kami ingin memberikan sajian kepada para penikmat metak the big four itu, kebanyakan anak muda," ucapnya.

Adapun keempat band metal itu diberkan waktu manggung di Panggung Terbuka TBY masing-masing selama 30 menit dengan jumlah lagu menyesuaikan dengan waktu tersebut.

Kasi Dokumentasi dan Informasi Seni Budaya TBY Siswati mengatakan, dalam setiap konser musik selalu melibatkan kurator sehingga ada proses kajian ilmiah di dalamnya.

Pihaknya sengaja mengangkat genre musik metal karena ingin menampung semua aliran musik di Yogyakarta. Pada konser musik malam seterusnya akan mengangkat tema tentang musik melayu, koes plus hingga jazz.

"Kami TBY harus memayungi atau memberi ruang pada semua aliran jenis musik, sehingga malam ini kami mengangkat genre ini [metal]," ujarnya.