Selamat, Setelah 19 Tahun Bermusik, Apollo 10 Rilis Album Perdana

Selamat, Setelah 19 Tahun Bermusik, Apollo 10 Rilis Album PerdanaApollo 10. - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
10 Oktober 2018 22:00 WIB Galih Eko Kurniawan Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Band ska asal Jogja, Apollo 10, akhirnya memberanikan diri untuk menelurkan album setelah 19 tahun bermusik. Didirikan pada 10 Oktober 1999, Apollo 10 merilis Mengudara sebagai album perdana mereka di Jogja National Museum, Rabu (10/10).

Di bangunan yang dulunya menjadi gedung Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja itu, Apollo 10 menggelar peluncuran album perdana mereka. Selain tampil membawakan sejumlah lagu pada malam harinya, acara launching diwarnai dengan gerakan amal untuk bencana Palu, pawai skuter, mural serta kontes dansa ska.

“Deg-degan. Perjalanan panjang ini menghasilkan album pertama kami [Apollo 10]. Ditambah lagi, kami mesti ikut menyiapkan acara. Tentunya dibantu teman-teman Apollo 10. Tanggung jawabnya jadi makin banyak agar acara sukses dan lancar,” ungkap gitaris Apollo 10, Annas, kepada Harian Jogja di JNM, tadi siang.

Hampir setiap hari, selama tiga bulan itu, personel Apollo 10 yang dibantu para pemain tambahan, menggarap lagu-lagu materi album Mengudara. Kelar urusan aransemen album, giliran empat orang ini memikirkan kover album mereka, meski dalam pengerjaannya menggandeng orang lain.

Tepat di usianya yang ke-19, akhirnya Apollo 10 merilis Mengudara yang dijual eceran per kaset, CD ataupun boxset seharga Rp350.000 pada Rabu malam.

Sebanyak 11 lagu dimunculkan dalam album itu. Lagu Mengudara dipilih jadi judul album karena dirasa mewakili keinginan para personel Apollo 10. Diharapkan setelah ada Mengudara, perjalanan bermusik Apollo 10 makin dikenal publik, tak cuma di lingkungan komunitas ska, skinhead maupun rude boy.

Sebanyak lima lagu sudah sering mereka bawakan di pangung-panggung, seperti Jogja Rude Boy and Skinhead Crew, Nostalgila, Imagination dan Mengudara. Untuk enam lagu lainnya terbilang jarang dibawakan secara off air. Tema-tema sosial mereka suguhkan dalam lagu-lagunya.

Alhasil, di panggung JNM, sekitar pukul 21.30 WIB, Apollo 10 naik panggung dengan status baru, band tradisional ska Jogja yang memiliki album. Selamat.