Kanye West Dukung Presiden Donald Trump

Kanye West Dukung Presiden Donald TrumpKanye West, musisi yang sulit senyum. - abcnews.go.com/bisnis.com
12 Oktober 2018 19:10 WIB Gloria Fransisca Katharina Lawi Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Penyanyi rap asal Amerika Serikat (AS) Kanye West membuktikan dukungannya kepada Presiden AS Donald Trump dengan mendesain topi MAGA baru, karena membuatnya merasa seperti Superman.

Dalam kunjungannya ke Gedung Putih pada Kamis (11/10/2018), Kanye West, 41, menjelaskan video dia berpidato di depan Apple Store, Washington, D.C. Beberapa jam kemudian dia memberikan update dan mengatakan, "Make America Great" dibandingkan dengan "Make America Great Again."

"Itu menyakitkan bagi beberapa orang khususnya orang kulit hitam dengan ide itu, karena kami pikir 'Apakah Amerika pernah hebat untuk kita?" jelas West dikutip dari People.com.

"Jadi kita buat ulang topi yang tertulis ‘Make America Great’. Jika Trump mengenakan topi itu, artinya dia terbuka dengan kritik dan mendengarkan," ujar West.

West lalu menunjukkan kepada keramaian topi MAG tersebut. West menilai Trump membuatnya merasa lebih kuat.

"Mengenakan topi ini membuat saya merasa seperti Superman. Kau [Trump] membuat seorang Superman. Itu adalah pahlawan favorit saya," tutur West

Dia mengaku banyak teman-teman dan rekan kerja yang menakuti West untuk tidak mengenakan topi ini dan tidak mendukung Trump.
"Tetapi topi ini memberi saya kekuatan," terang Kanye.

Kanye menyebut kedua orangtuanya bercerai, sehingga dia tidak memiliki figur lelaki kuat dalam rumah. Apalagi, dia menikah dengan Kim Kadarshian, yang didominasi oleh perempuan sehingga tak ada kekuatan lelaki di sana.

"Ada sesuatu waktu, ya, saya cinta Hillary Clinton. Saya mencintai siapa saja, kan? Tetapi kampanye dengan dia tidak membuat merasa seperti lelaki," tutur West.

Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan Kanye West adalah orang yang jenius.

"Dia lelaki yang hebat. Dia tidak meminta apapun untuk dirinya. Dia lelaki yang tertutup, dan dia ingin membantu orang," terang Trump.

Sumber : bisnis.com