Guns N Roses Siap Beraksi, Ini Alasan Slash dan Axl Sempat Berseteru

Guns N Roses Siap Beraksi, Ini Alasan Slash dan Axl Sempat BerseteruJadwal tur Guns N Roses pada November 2018. - JIBI/Ist/gunsnroses.com
07 November 2018 08:00 WIB Galih Eko Kurniawan Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Legenda heavy metal Guns N Roses siap beraksi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis (8/11/2018). Pada Selasa (6/11/2018), personel GNR, seperti Axl, Slash dan Duff McKagan sudah tiba di Indonesia.

Tur yang mereka gelar ini merupakan rangkaian dari reuni GNR yang dimulai sejak 26 April 2016 ketika manggung pertama kali di Amerika Serikat. Itu menjadi konser pertama formasi klasik GNR setelah konser terakhir mereka di Argentina pada 1993.

Selepas 1993 itu, GNR pecah menyusul perseteruan dua dedengkotnya, Axl dan Slash. Vokalis dan gitaris fenomenal yang membawa GNR menyandang predikat band paling berbahaya di dunia di era 90-an.

Ternyata, pada 2016, media Mirror.co.uk sempat membeberkan alasan di balik perseteruan Axl dengan Slash, berdasarkan wawancara mereka dengan Tom Zutaut. Zutaut merupakan orang yang di era 90-an bertanggung jawab atas masuknya GNR ke Geffen Records.

Keretakan hubungan Axl dan Slash bermula ketika Slash overdosis heroin dan mati suri selama delapan menit. Axl merasa jiwa Slash sudah hilang sebagian ketika mengalami overdosis itu.

“Axl percaya jiwa Saul Hudson meninggalkan badannya ketika Slash overdosis. Hal inilah yang menjadi penghalang kuat GNR kembali sebagai sebuah band,” ucap Zutaut, seperti yang dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari mirror.co.uk, Kamis (7/11/2018).