Siapakah Gundala yang Dinanti di Layar Lebar Itu?

Siapakah Gundala yang Dinanti di Layar Lebar Itu? Poster film Gundala Putra Petir tahun 1981 - ist/Wikipedia
11 April 2018 19:35 WIB Maya Herawati Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Tokoh pahlawan super komik Indonesia, Gundala Putra Petir diangkat lagi menjadi film layar lebar setelah jeda panjang. Film Gundala Putra Petir pernah diproduksi pada 1981. Versi terbarunya berjudul Gundala dipastikan akan ditangani sutradara kenamaan Joko Anwar.

Gundala Putra Petir adalah tokoh komik ciptaan mendiang Harya Suraminata atau yang lebih dikenal dengan nama Hasmi. Komiknya kali pertama terbit pada 1969. Komik dengan genre fantasi ini terpengaruh kuat komik pahlawan super Amerika Serikat, baik desain karakter maupun jenis kekuatannya. Bedanya alur cerita dibuat bergaya Indonesia.

Di dalam komik, ceritanya kerap digambarkan berlokasi di Kota Jogja. Mendiang Hasmi pernah menuturkan ide kekuatan Gundala yang berupa petir ia dapatkan dari tokoh legenda Jawa Ki Ageng Sela yang konon bisa menangkap petir. Bentuk fisik Gundala terinspirasi dari The Flash, sosok pahlawan super ciptaan Gardner Fox dari DC Comics.
 
Pada 1981, sutradara Lilik Sudjio mengangkat kisah Gundala ke layar lebar. Filmnya berjudul sama dengan versi komik yaitu Gundala Putra Petir. Film adaptasi pertama komik Gundala Putra Petir ini dibintangi oleh Teddy Purba, Ami Prijono, W.D Mochtar dan Agus Melazs.

Setelah itu sampai bertahun-tahun kemudian, film Gundala Putra Petir tak lagi diproduksi. Tak ada lagi film adaptasi dan produser yang berniat membuatnya. Sampai pada 2014 tiba-tiba sutradara Hanung Bramantyo mengumumkan bakal menyutradarai film Gundala Putra Petir.

Ia mengumumkan film pahlawan super yang bergenre film laga (action) berada di bawah bendera Mahaka Pictures dan Bumilangit Studios. Pemegang hak karakter Gundala dan kawan-kawannya yang ada dalam komik ciptaan Hasmi berada di tangan Bumilangit Studios. Film ini menurut Hanung bakal dirilis pada 2016.

Tahun demi tahun berlalu, proyek film Gundala tak kunjung terwujud. Hingga pada awal April 2018 tepatnya Rabu (4/4) Joko Anwar diumumkan menjadi sutradara film Gundala. Film pahlawan super ini menjadi proyek ambisius tiga rumah produksi yaitu Screenplay Films, Legacy Film dan tentu saja Bumilangit Studios sebagai pemilik lisensi karakter Gundala.

Wicky V Olindo produser dari Screenplay Films menjelaskan bila proyek versi Hanung dinyatakan tidak diproduksi. Karena saat tahap pembangunan skenario, tak ada kecocokan antara Hanung dengan Bumilangit Studios. Bumilangit Studios mewacanakan adaptasi komik Gundala bisa menjadi lokomotif munculnya jagoan-jagoan lain asli Indonesia yang karakternya mereka miliki. Saat bersama Hanung, visi itu rupanya kurang bisa disinergikan.

"Ketika development script [pembuatan naskah], bukannya jelek, tetapi tidak ada kecocokan untuk jadi lokomotif dari IP [intelectual property] yang sekian banyak [karakter-karakter dalam komik]. Akhirnya setelah empat tahun mencari [sutradara], ada satu visi yang ditawarkan Joko yang cocok dengan Bumilangit untuk lima tahun ke depan. Makanya kita memilih joko yang menjadi sutradara untuk film pertama Bumilangit," katanya.

Imansyah Lubis selaku pihak Bumilangit Studios pun menegaskan bila mereka tidak akan berhenti di Gundala. Banyak karakter jagoan lain siap muncul walau masih dijaga ketat kerahasiaan nama-nama jagoan yang terpilih. "Tunggu tanggal mainnya, Gundala ini akan menjadi IP pertama dari Bumilangit yang difilmkan," kata Imansyah.

Joko Anwar menyebut karakter Gundala sangat kompleks.
Film Gundala kini tengah dalam masa perampungan praproduksi. Syutingnya sendiri, rencananya akan digelar pada Agustus mendatang.

Berbeda dengan komiknya yang digambarkan berlokasi di Kota Jogja, film Gundala karya Joko Anwar ini akan mengambil cerita di Jakarta sama dengan film versi 1981. "Filmnya akan berada di Jakarta zaman sekarang," tutur Joko.

Mengingat Gundala berasal dari kisah komik dari era 1960 hingga 1980-an, tentu saja Joko Anwar akan melakukan penyesuaian dalam film ini. Joko Anwar belum bisa mengungkap detail cerita di film Gundala. Namun ia mengatakan bahwa film ini akan menampilkan tentang awal mula kisah Gundala.

Komik Gundala Putra Petir bercerita tentang seorang peneliti jenius bernama Sancaka yang menemukan serum antipetir. Tenggelam dalam ambisinya sebagai seorang ilmuwan, dia melupakan hari ulang tahun Minarti, kekasihnya, yang berakibat putusnya hubungan mereka. Sancaka yang patah hati berlari dengan hati galau di tengah hujan deras. Tiba-tiba sebuah petir menyambarnya.

Dalam keadaan koma ia ditarik oleh suatu kekuatan dari planet lain dan diangkat anak oleh raja Kerajaan Petir yang bergelar Kaisar Kronz, sekaligus diberkati kemampuan super yaitu bisa memancarkan geledek dari telapak tangannya.



Sumber : JIBI/Wikipedia/Okezone