Jadi Korban Tsunami Selat Sunda, Bani Seventeen Telah Dinyatakan Meninggal di Laman Wikipedia

Jadi Korban Tsunami Selat Sunda, Bani Seventeen Telah Dinyatakan Meninggal di Laman WikipediaBani Seventeen - Instagram
23 Desember 2018 15:37 WIB Kusnul Isti Qomah Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Salah satu anggota grup band Seventeen, Muhammad Awal Purbani atau karib disapa Bani menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tsunami Selat Sunda yang melanda Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018). Di laman Wikipedia pun, Bani Seventeen telah dinyatakan meninggal.

Laman Wikipedia tentang Seventeen, memuat beragam informasi mulai dari asal mereka terbentuk. Dijelaskan pula soal perjalanan karier band ini, diskografi, dan anggota.

Pada bagian anggota, terdapat dua kategori yakni anggota tetap dan mantan anggota. Dalam bagian anggota tetap ditulis Riefian "Ifan" Fajarsyah - vokal (2008-sekarang), Herman Sikumbang - gitar (1999-sekarang), dan Windu Andi Darmawan - drum (1999-2008, 2009-sekarang).

Sementara, pada bagian mantan anggota disebutkan nama empat orang yakni Yohan "Doni" Saputro - vokal, gitar (2000-2008), Zulianto "Zozo" Angga - gitar (1999-2008), Yudhi Rus Harjanto - gitar (1999-2013), dan M. Awal "Bani" Purbani - bass (1999- wafat desember 2018).

Khusus untuk Bani, telah ditambahi embel-embel wafat pada Desember 2018.

Bassist Seventeen tersebut meninggal ketika tsunami menyapu Pantai Tanjung Lesung ketika band asal Jogja itu sedang menghibur para penonton. Kejadian berlangsung saat Seventeen membawakan lagu kedua.

Pihak manajemen Seventeen menyebutkan, air pasang naik ke permukaan dan menyeret seluruh orang yang ada di lokasi. Sayangnya saat arusnya surut anggota Seventeen ada yang bisa menyelamatkan diri, tetapi sebagian tidak menemukan tempat berpegangan. Posisi panggung tepat membelakangi laut.