Pemain DreadOut Ceritakan Adegan Ekstrem Saat Syuting

Pemain DreadOut Ceritakan Adegan Ekstrem Saat SyutingCatlin Halderman (kiri) dan Ciccio Manassero di sela-sela menyapa penonton di Cinemaxx Lippo Plaza Kota Jogja, Sabtu (5/1/2019) petang. - Harian Jogja/Sunartono
06 Januari 2019 21:17 WIB Sunartono Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Dua pemain utama Film DreadOut Catlin Halderman dan Ciccio Manassero menyapa penonton di Cinemaxx Lippo Plaza Kota Jogja, Sabtu (5/1/2019) petang. Mereka mengutarakan seputar banyaknya adegan ekstrem harus dilalui selama proses syuting film yang telah dirilis sejak 3 Januari 2019 itu.

Ciccio mengatakan, bermain di film Dreadout menjadi pengalaman menarik baginya. Karena merupakan film action, ia harus memerankan sendiri sejumlah adegan ekstrem. Bahkan ia sempat tertusuk celurit meski hanya berasal dari kayu namun sempat membuatnya terluka.

"Banyak yang harus melakukan stunt sendiri sampai ketusuk celurit dami [buatan], tetapi tetap nancep [tertancap di tubuh] karena berasal dari kayu," ujarnya di sela-sela menyapa penonton di Jogja, Sabtu (5/1/2019).

Catlin Halderman mengatakan hal yang sama, sejumlah adegan ekstrem banyak dilakukannya sehingga harus melalui persiapan matang sebel dimulai. Khusus film ini, kata dia, selain harus memperkaya ilmu melalui membaca dan workshop untuk pendalaman karakter, ia harus melakukan banyak latihan fisik yang berat. Catlin mencatat hampir semua adegan berbahaya ia perankan sendiri meski ada yang digantikan stuntman.

Beberapa adegan yang terpaksa harus diperankan oleh pemeran pengganti dengan pertimbangan kelanjutan syuting agar tidak membuat cedera pemeran utama.

"Cuma ada beberapa scene [adegan] yang bakal membahayakan kita [jadi harus pakai stuntman], selagi kita [pemeran utama] bisa dan boleh, kenapa enggak [melakukan sendiri adegan ekstrem]," kata aktris kelahiran 17 Juli 2000 ini.

Ciccio sebenarnya sangat ingin tetap melaksanakan semua adegan ekstrem tersebut, namun pihaknya tetap menghormati tim sutradara yang sudah memiliki banyak pertimbangan. "Sebenarnya kita pengen [tetap memerankan adegan ekstrem], cuma pertimbangannya kalau misal kita celaka kan nggak bisa syuting lagi kalau stunt kan masih bisa lanjut lagi," ujar mantan penyanyi cilik yang pernah hits dengan Kebelet Pipis ini.

DreatOut sendiri merupakan film horor pertama yang diadopsi dari gim horor DreadOut karya Digital Happiness yang sukses di skala internasional. Catlin bertindak sebagai Linda sedangkan Ciccio memerankan karakter Alex. Dalam film ini Film yang disutradarai Kimo Stamboel ini disetting sama horornya dengan gim aslinya. gim ini sendiri semakin populer ketika YouTuber internasional, PewDiePie memberikan review positif terkait DreadOut.

Ciccio menambahkan, ada kebanggaan tersendiri menjadi pemain film yang pertama kali di Indonesia dengan mengadopsi gim. Apalagi jumlah gimrs di Indonesia bisa mencapai 40 juta orang, sebuah komunitas yang besar. Sehingga ke depan diharapkan ada gim lain yang bisa difilmkan lagi.

"Katanya dari gim dijadikan film itu secara box office kurang baik, tapi ternyata selama dua hari dapat 180.000 penonton lebih, berarti respons masyarakat sangat baik, termasuk di Jogja," ujar aktor kelahiran 26 Oktober 1995 ini.

Ciccio mengapresiasi sutradara Kimo Stamboel yang dinilai sangat profesional dan jauh berbeda dengan sebagian besar produksi yang ada di Indonesia. "Persiapan selalu matang, nggak ada yang tiba-tiba sampai lokasi ceritanya berubah, itu [cerita berubah] yang seringkali ngebunuh pemain," ucapnya.

Film ini mengambil latar sebelum gim terjadi, dimana ada sekelompok anak SMA yang ingin populer di medsos. Sekelompok pelajar ini mengunjungi sebuah apartemen kosong di malam hari untuk merekam kegiatan pada malam hari.

Tanpa sengaja, salah satu di antara mereka yang bernama Linda diperankan oleh Catlin, membuka portal misterius yang membawa mereka ke dunia horor. DreadOut sekaligus bisa menjadi kritik bagi anak muda milenial yang menginginkan popularitas dengan melakukan banyak hal konyol.