Disel, Ahmad Dhani Tetap Setor Rp3,5 Juta Tiap Bulan

Disel, Ahmad Dhani Tetap Setor Rp3,5 Juta Tiap BulanAhmad Dhani. - ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
08 Februari 2019 14:17 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Kasus penahanan musisi kondang Ahmad Dhani turut menguak kelanjutan kasus kecelakaan maut yang melibatkan putra bungsunya, Abdul Qodir Jaelani (Dul), hingga menewaskan tujuh orang. Salah satu korban tewas bernama Robby Yaser Affan.

Hade, mantan Istri Robby Yaser Affan hingga saat ini masih menerima uang bulanan dari Ahmad Dhani untuk biaya pendidikan anaknya. Uang tersebut dikirim melalui asisten Ahmad Dhani dengan cara ditransfer melalui rekening bank.

"Masih, uang bulanannya masih dikasih. Dari Ahmad Dhani saya terima Rp3,5 juta perbulan," ujar Hade saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/2/2019).

Robby Yaser Affan merupakan satu dari tujuh korban kecelakaan maut yang melibatkan anak Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul di jalan Tol Jagorawi pada 2013 silam. Akibat kejadian itu, Robby tewas dan harus meninggalkan satu anak laki-laki bernama Alief Muhammad Belfast dan satu istri.

Atas dasar itu, Ahmad Dhani akan bertanggung jawab membiayai sekolah putra sulung Robby hingga ke bangku kuliah. Meski saat ini Ahmad Dhani mendekam di balik jeruji besi, biaya pendidikan untuk Belfast masih tetap diberikan tanpa pernah terlambat.

"Bulanannya masih di kasih terus," kata Hade.

Untuk diketahui, Belfast, putra semata wayang Robby kini sudah menginjak bangku SMA kelas 1. Hingga menginjak bangku kuliah nanti, biaya pendidikan Belfast akan ditanggung oleh pihak Ahmad Dhani.

"Iya waktu itu [janjinya] sampai kuliah tapi anak saya belum kuliah, masih SMA," terangnya.

Pada 8 September 2013 silam, putra Ahmad Dhani atau yang akrab disapa Dul ini mengalami kecelakaan di tol Jagorawi kilometer 8.

Mobil Lancer berplat nomor polisi B 80 SAL yang dikendarainya menerobos batas jalan dan masuk ke arah berlawanan sehingga menabrak Daihatsu Granmax berplat nomor polisi B 1349 TEN dan manabrak Avanza berplat nomor B 1882 UZJ.

Akibat kejadian itu, tujuh orang tewas dan enam orang luka-luka. Dari ke tujuh korban tersebut, Roby menjadi korban dengan luka terparah.

Sumber : Suara.com