Duh, Kaesang Putra Jokowi Merasa Pernah Senasib Seperti Andre Taulany

Duh, Kaesang Putra Jokowi Merasa Pernah Senasib Seperti Andre Taulany Kaesang Pangarep. - Antara Foto/ Maulana Surya
06 Mei 2019 23:57 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Komika Tretan Muslim memberikan dukungan moril kepada komedian Andre Taulany yang saat ini lagi kena masalah. Andre dinilai telah menghina Nabi Muhammad lewat guyonannya di acara talk show.

Dukungan Tretan Muslim disampaikan lewat akun Twitternya. Di situ, dia memberitahu bahwa apa yang dihadapi Andre sekarang pernah menimpanya dulu.

"Mr Andre Taulany kena masalah yang sama dengan saya dan @pardedereza. Dari hati yang terdalam kami ucapkan Welcome to the club, semangat bang. #SaveAndreTaulany," cuit Tretan Muslim.

Tretan Muslim dan rekannya, Coki Pardede memang pernah alami masalah serupa seperti Andre Taulany. Mereka pernah dinilai melakukan penodaan agama lewat vlognya tentang masak daging babi dicampur kurma.

Cuitan Tretan Muslim ini rupanya juga direspons oleh Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengaku juga pernah alami hal yang sama seperti Andre Taulany.

"Saya juga pernah," demikian cuit Kaesang dengan huruf kapital.

Kaesang pada 2017 memang pernah dilaporkan seorang lelaki berinisial MH ke Polres Kota Bekasi karena ujaran "Dasar Ndeso". MH menuding Kaesang telah melakukan penodaan agama serta menyebarkan ujaran kebencian lewat akun YouTube-nya.

Di dalam vlog yang diunggah pada 27 Mei 2017, awalnya Kaesang menyinggung oknum yang kerap minta proyek pemerintah. Kemudian, dia membahas betapa pentingnya menjaga generasi muda dari hal-hal negatif.

Di dalam video, Kaesang terdengar menyebut "Dasar Ndeso" meski kata tersebut sudah disensor. Kata itu keluar sebagai reaksi setelah melihat adegan anak-anak yang ditayangkan di video itu berteriak "bunuh Ahok, bunuh Ahok!". Ahok adalah nama beken Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta kala itu yang dinilai melakukan penodaan agama.

Ujaran "Dasar Ndeso" terlontar lagi dari mulut Kaesang meski lagi-lagi disensor. Kali ini, Kaesang bereaksi atas keadaan di mana sebagian orang muslim yang tidak mau menshalatkan jenazah seorang muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin.

Sementara, Andre Taulany sendiri telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Sabtu (4/5/2019) lalu. Di situ, Andre mengaku khilaf dan minta agar masyarakat Indonesia yang tersinggung dengan guyonannya menerima maafnya.

Sumber : suara.com