Hanung Bramantyo Klaim Pram Akan Bangga dengan Film Bumi Manusia

Hanung Bramantyo Klaim Pram Akan Bangga dengan Film Bumi ManusiaPara pemain film Bumi Manusia hadir pada saat peluncuran poster. Dari kanan ke kiri Iqbaal Ramadhan, Mawar De Jongh, Frederica (produser Falcon Pictures), Angga (cucu Pramoedya Ananta Toer) dan Hanung Bramantyo di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan pada Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Ria Theresia
19 Juni 2019 22:57 WIB Ria Theresia Situmorang Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Sutradara film Bumi Manusia Hanung Bramantyo senang film garapannya selesai dan akan dirilis 15 Agustus nanti. Dia bahkan mengklaim Pramoedya Ananta Toer, sastrawan terbesar Indonesia sejauh ini yang menelurkan novel Bumi Manusia, akan bangga dengan film Bumi Manusia apabila dia masih hidup.

"Di umur 17 tahun saya membaca Bumi Manusia karya mendiang Pram ini sambil sembunyi-sembunyi, teman-teman harus tahu itu. Di usia kalian, saya membaca Bumi Manusia sembunyi-sembunyi karena takut ditangkap sama polisi," ujarnya sambil menitikkan air mata saat peluncuran perdana poster film tersebut (19/6/2019).

"Jadi saya bersyukur, saya menangis ini bukan akting, sutradara enggak akting. Saya bertemu Pak Pram saat usia saya 20 tahun, dia bilang kamu duduk di samping saya karena telinga saya sudah enggak dengar, telinga saya dihajar sama tentara," sambungnya.

Hanung bercerita kalau Pram masih ada sekarang, ia pasti akan sangat bangga melihat Bumi Manusia kini sudah difilmkan karena ini adalah cita-citanya sejak lama.

"Kalau Pak Pram duduk di sini dia akan bangga, akan nangis kali, karena zaman dulu Bumi Manusia dia harus meneteskan air mata keringat karena enggak ada laptop saat itu. Pak Pram berada di dalam penjara dan cerita ini muncul karena di depan Pak Pram ada puluhan ratusan orang-orang tahanan yang ditangkap dimasukkan penjara tanpa peradilan. Bayangkan itu," tambah Hanung.

Iqbaal Ramadhan yang berperan sebagai Minke dalam film ini mengatakan kalau ia memiliki tantangan sendiri dalam memerankan karakternya dalam film ini mengingat dirinya sudah sangat populer dengan perannya sebagai Dilan.

"Saya aware sekali saya dibilang Dilan, walaupun keluarga dan teman-teman saya bilang Dilan dan Iqbaal itu dua orang yang berbeda. Momennya adalah saya sudah lama nggak di industri hiburan, lalu saya keluar dengan Dilan, dan itu jadi branding saya. Jadi saya tidak komplain. Jadi ketika ditanya kenapa apa saya berhasil memerankan film ini saya nggak tahu. Saya serahkan ini semua sama penonton," jelas Iqbaal. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia