Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia, Sudah Sakit Sejak Lama

Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia, Sudah Sakit Sejak LamaArswendo Atmowiloto - Facebook
19 Juli 2019 20:02 WIB Ria Theresia Situmorang Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sastrawan Arswendo Atmowiloto meninggal dunia pada pukul 17.50 WIB,Jumat (19/7/2019).

“Saya dapat informasi dari anaknya Sonny Wibisono satu jam lalu,” ujar wartawan senior sekaligus teman dekat Arswendo, Tri Agung, saat dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Jumat.

Tri mengatakan Arswendo sering keluar masuk rumah sakit selama beberapa bulan terakhir.  Saat ini, jenazah almarhum Paulus Arswendo Atmowiloto masih disemayamkan di Rumah Duka, Komplek Kompas B-2, Jalan Damai, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. 

"Misa requiem sekaligus pelepasan jenazah akan dilaksanakan di Gereja St. Matius Penginjil, Paroki Bintaro, Pondok Aren pada Sabtu, 20 Juli 2019, pukul 10.00. Selesai misa, jenazah akan dibawa ke tempat peristirahatan terakhir di Sandiego Hill, Karawang," kata Tri Agus.

Gina S. Noer, penulis skenario Keluarga Cemara, yang diadaptasi dari salah satu karya terbaik Arwendo Atmowiloto pada 1990-an, mendengar kabar duka tersebut dari Tiara, putri Arswendo.

“Sedih, saya terakhir kali jumpa sama beliau sebelum tayang Dua Garis Biru," ujar sutradara film Dua Garis Biru tersebut.

Gina mengetahui kondisi Arswendo tidak baik saat proses produksi film Keluarga Cemara pada akhir tahun lalu hingga penayangannya pada 3 Januari lalu.

“Beliau memang sudah sakit saat produksi film Keluarga Cemara, cuma sempat membaik setelah penayangan [film Keluarga Cemara],” ucap Gina.

Arswendo dikenal sebagai wartawan di beberapa surat kabar seperti Kompas dan Hai. Nama Arswendo makin populer setelah mengelola tabloid Monitor. Arswendo juga populer sebagai penulis naskah dan skenario film. Karya terkenalnya yang baru saja rilis pada awal tahun ini adalah remake Keluarga Cemara yang menduduki peringkat ke-4 film Indonesia terlaris tahun 2019.

Arswendo juga populer di bidang kepenulisan sastra dan naskah sinetron. Ia lahir di Solo 26 November 1948 dan sempat kuliah di IKIP. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia