Tasya Kamila Geram Bayinya Dikomentari Negatif oleh Warganet

Tasya Kamila Geram Bayinya Dikomentari Negatif oleh WarganetTasya Kamila saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Rabu (31/7/2019).JIBI/Bisnis - Ria Theresia Situmorang
01 Agustus 2019 12:37 WIB Ria Theresia Situmorang Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Mantan artis cilik, Tasya Kamila, tengah diliputi kebahagiaan. Ia dan suaminya kini tengah menikmati masa-masa mengasuh bayi buah hati mereka. Namun, kebahagiaan itu sedikit terusik lantaran komentar warganet di media sosial.

Bahkan, Tasya terlihat geram saat membahas komentar warganet yang mempermasalahkan tampilan fisik anaknya, Arrasya Wardhana. KOmentar itu muncul di instagram Tasya.

“Iya ya, sangat disayangkan ya, mulut-mulut netizen dan jari-jari netizen kadang suka kelewat batas gitu ya. Masa bayi aja dijulidin gitu,” katanya saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Rabu (31/7/2019).

Tasya menyadari salah satu risiko sebagai public figure yang memiliki media sosial adalah menerima berbagai macam komentar dari warganet. Namun, ia menyesalkan kurangnya dukungan yang ia terima dari warganet sebagai ibu muda yang belum berpengalaman.

“Ibu-ibu itu sangat butuh support dari semua orang, karena ngurus bayi itu juga ngga mudah dan ibu banyak kekhawatiran. Jadi jangan ditambah dengan komentar-komentar negatif yang nggak perlu,” harapnya.

Tasya berusaha mengedukasi warganet untuk lebih bijak menggunakan media sosial karena hal tersebut bisa saja berdampak pada kesehatan mental seseorang.

“Aku juga kesal, tapi ya saat itu saja, tak sampai terpuruk. Coba bayangin, orang di luar saya mungkin nggak ada support system yang baik kan kasian banget,” katanya.

Meskipun UU ITE mengenai body shamming sudah berlaku, mantan penyanyi cilik tersebut mengungkap dirinya tidak akan menempuh jalur hukum untuk komentar pedas yang dilontarkan warganet pada anaknya.

“Aku cuma kasih awareness saja dengan posting 'kenapa sih kok body shamming bayi' gitu. Mungkin supaya yang pernah melakukannya bisa instrospeksi diri, mungkin intensinya enggak sengaja atau keceplosan, ya atau apa ya istilahnya cuek atau nggak empati gitu. Tapi, siapa tahu dari aku posting jangan body shamming bayi, orang jadi ingat kalau kita tuh sesama manusia harus saling baik,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber : Bisnis.com