Fast and Furious Hobbs and Shaw Tak Terkait dengan Seri Film Terdahulu

Fast and Furious Hobbs and Shaw Tak Terkait dengan Seri Film TerdahuluFast and Furious Hobbs and Shaw - empireonline.com
04 Agustus 2019 23:27 WIB Salsabila Annisa Azmi Hiburan Share :

Harianjoga.com, SLEMAN—CGV Hartono Mall, Jogja, memutar film Fast and Furious Hobbs and Shaw. Tak seperti judulnya, Fast and Furious Hobbs and Shaw tidak memiliki keterkaitan dengan seri film Fast & Furious. Dari delapan film, Hobbs muncul sebanyak empat kali dan Shaw muncul tiga kali.

Saat menyaksikan film tersebut, penonton merasakan sensasi 4DX sehingga adegan laga penuh ketegangan semakin nyata. Film berdurasi dua jam 15 menit ini bercerita tentang Hobbs dan Shaw yang terpaksa bekerja sama untuk menyelesaikan misi. Mereka diminta menyelamatkan adik Shaw, Hattie (Vanessa Kirby), serta mengamankan virus mematikan.

Misi itu tidak mudah dijalani lantaran Brixton (Idris Elba) ingin mengambil virus tersebut untuk tujuan jahat. Brixton sulit dikalahkan karena ia adalah manusia setengah robot yang kuat, bahkan ia menyebut dirinya sebagai Black Superman.

Dari awal sampai akhir film tidak ada bagian cerita yang benar-benar berkaitan dengan seri film Fast & Furious. Hanya ada penjelasan yang sangat sedikit tentang karakter Hobbs dan Shaw. Di tengah film ada narasi yang menjelaskan mereka sempat berada di kubu yang berbeda dalam seri film Fast & Furious sehingga sulit bekerja sama.

Seperti ketika pertama kali dipertemukan dan dijelaskan akan bekerja sama dalam satu misi, keduanya saling ejek. Masing-masing merasa paling hebat di antaranya dan menyombongkan hal-hal yang sudah pernah dilakukan.

Kemampuan aktor dan aktris dalam film laga memang sudah tidak diragukan lagi. Hampir setiap pada adegan laga mereka tampil dengan baik. Hal itu wajar karena keduanya memang memiliki dasar bela diri.

Dari awal sampai akhir pada film ini juga banyak unsur komedi yang disisipkan, baik pada adegan laga ataupun di antara dialog. Penyisipan unsur komedi seperti itu memang dilakukan banyak film dan disukai penonton.

Namun pada akhirnya, film ini hanya terasa seperti film laga biasa yang dibintangi Johnson dan Statham, tanpa kaitan dengan Fast & Furious. Penyebutan sebagai film lepas Fast & Furious dan penulisan kata Fast & Furious pada judul hanya untuk menarik penonton.

Selain itu, ada beberapa kebolongan cerita pada film yang disutradarai ini. Seperti orang tua Shaw dan Hattie, Magdalene Shaw (Helen Miren) yang masuk dalam penjara. Tidak ada penjelasan rinci mengenai ini. Selain itu dalam bagian perusahaan teknologi yang membuat Brixton menjadi manusia setengah robot. Pembahasan mengenai perusahaan ini hanya ada pada percakapan antarkarakter dan tidak benar-benar jelas sepenuhnya.

Banyak review yang ditulis berspekulasi bahwa kebolongan cerita tersebut bisa jadi disengaja agar film ini masih bisa dilanjutkan. Dengan kata lain, karakter Hobbs dan Shaw bisa terus dikembangkan menjadi tambang uang baru bagi Universal Pictures.