Menakjubkan, Seni Instalasi Ini Karya Gabungan Seniman dan Desainer

Menakjubkan, Seni Instalasi Ini Karya Gabungan Seniman dan Desainer
29 Agustus 2019 06:57 WIB Dewi Andriani Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pameran Karya Kita bertema Mosaic of Diversity menghadirkan instalasi seni yang tersusun dari gabungan karya para kolaborator komunitas di industri kreatif. 

Sesuai dengan namanya, instalasi yang berdiri megah dengan panjang 35 meter dan tinggi 18 meter ini seolah ingin mencerminkan ragam wajah budaya Indonesia.

Pameran pertama Karya Kita yang berlokasi di Atrium Senayan City ini dibagi dalam beberapa area, mewakili bidang kreatif yang berbeda.

Pertama, sebagai instalasi utama, kedua, area karya Art Dept ID yang merupakan kolaborasi seniman muda di bawah naungan Amalia Wirjono, dan ketiga, area karya Rinaldy A. Yunardi.

Area keempat merupakan area "Laut Kita" kolaborasi dengan Sejauh Mata Memandang, serta area kelima yang merupakan kolaborasi antara Taco dengan seniman dan desainer lainnya, seperti Eko Bintang, Kolek (Veronica Arviana & Jeffry Lamin Widjaja), Person A Person (Cempaka Surakusumah & Amelia Adysaputra) dan Ryan Tandya.

Felix Tjahyadi, Exhibition Director dan Scenographer Pameran Karya Kita mengatakan pameran ini berawal dari semangat, keinginan dan dorongan untuk terus berkarya bersama-sama. Ide atau gagasan tersebut telah menjadi wacana sejak beberapa tahun lalu.

“Pada tahun 2018, Taco group tertarik untuk ikut mendukung dan bersama Senayan City akhirnya ide ini dapat diwujudkan melalui pameran Karya Kita . Pameran ini menyajikan contoh kemungkinan, proses, hingga hasil dari buah karya para kolaborator yang tergabung di dalamnya,” ujar Felix.

Desain instalasi pameran menggambarkan efek riak dari sebuah ide scenography rancangan Felix Tjahyadi dan tim.  Kemudian diterjemahkan dalam desain identitas oleh Mata Studio dengan arahan  Agra Satria sehingga mampu menggambarkan keberagaman yang terangkum dalam cerita visual.

Secara grafis dan karakter, pameran Karya Kita didasarkan pada prinsip pecahan yang beraneka ragam, kemudian menyatu sebagai satu kesatuan yang kuat.

Teranyam di dalam Mosaic of Diversity, pameran ini menghadirkan esensi semangat Bhineka Tunggal Ika dengan melibatkan orang-orang berlatar belakang berbeda yang bersatu dalam kreasi.

Satria Utama, Corporate Vice President (VP) Marketing Taco Group mengatakan selama 37 tahun berkiprah bersama para pelaku industri kreatif, Taco sebagai produsen bahan bangunan interior terus berupaya secara konsisten mendukung industri kreatif di Indonesia.

“Berangkat dari semangat itulah, Taco dan Senayan City bersama sejumlah kolaborator komunitas industri kreatif menghadirkan Karya Kita. Melalui pameran ini kami berharap dapat menginspirasi setiap orang, baik mereka yang memiliki latar belakang kreatif ataupun tidak untuk dapat terus berkarya di industri kreatif,” paparnya.

Sementara itu, Halina Leasing & Marketing Communications Director Senayan City mengatakan, sejalan dengan semangat Glorify Indonesia yang digagas Senayan City dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Karya Kita menjadi representasi dalam merangkul keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia.

“Inisiatif ini sekaligus mengukuhkan Senayan City sebagai rumah bagi industri kreatif di Indonesia, tak hanya fashion tapi juga sektor lain seperti seni rupa, kriya (desain produk) serta interior desain,” tuturnya.

Lebih lanjut, Halina berharap kehadiran instalasi Karya Kita, dapat memberikan dampak positif dan menginspirasi seluruh pengunjung Senayan City dan pelaku seni kreatif lainnya untuk dapat mengharumkan nama Indonesia hingga mendunia.

Selain menyediakan platform  untuk memamerkan hasil karya anak bangsa, Karya Kita juga memanfaatkan seni sebagai sarana mengedukasi masyarakat Indonesia agar lebih peduli terhadap  lingkungan, seperti karya yang dihadirkan oleh Sejauh Mata Memandang dalam area “Laut Kita”.

Berangkat dari kesamaan visi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, Sejauh Mata Memandang kembali bekerja sama dengan Taco mengampanyekan kecintaan akan lingkungan laut dalam tajuk ‘stop penggunaan plastik sekali pakai (single use of plastics)’.

Sumber : bisnis.com