Ini Tanggapan Penulis Game of Thrones tentang Cangkir Kopi di Episode The Last of the Starks

Ini Tanggapan Penulis Game of Thrones tentang Cangkir Kopi di Episode The Last of the StarksGame of Thrones - imdb.com
02 September 2019 05:17 WIB Syaiful Millah Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA– Pembuat dan penulis serial Game of Thrones, David Benioff dan D.B. Weiss akhirnya mengomentari kejadian cangkir kopi yang masuk dalam penayangan serial musim ke delapan, episode empat berjudul The Last of the Starks.

Setelah episode tersebut ditayangkan pada 5 Mei 2019, para penggemar memperhatikan ada sesuatu yang janggal dalam adegan pesta perayaan Deanerys. Sebuah cangkir kopi seharusnya tidak berada di sana.

Penggemar akhirnya berkelakar dan kejadian itu sempat ramai dibicarakan di dunia maya. Home Box Office (HBO) kemudian mengedit episode itu secara digital dan mengatakan itu adalah kesalahan.

“Deanerys memesan teh herbal bukan latte” begitu kata HBO dalam sebuah pernyataannya.

Dilansir dari Screenrant, Minggu (1/9/2019) setelah serial itu resmi berakhir pada 19 Mei 2019, akhirnya Beinoff dan Weiss memberikan komentar tentang cangkir kopi terkenal tersebut dalam wawancaranya untuk Star Channel Jepang.

“Saya pikir dalam pembuatan permadani Persia, ada tradisi untuk membuat kesalahan kecil karena hanya Tuhan yang dapat melakukan suatu kesempurnaan. Jadi bagi kami, itu juga merupakan kesalahan yang kami lakukan,” kata Beinoff.

“Itu sebabnya ada cangkir kopi itu di sana. Pernyataan bersama tentang ketidaksempurnaan kami berdua,” kata Weiss menimpali.

“Kami sangat berkonsentrasi pada Deanerys dan Jon Snow sehingga tidak melihat cangkir kopi yang berada tepat di tengah. Awalnya kami tidak bisa mempercayainya dan bertanya-tanya bagaimana kami tidak melihat hal tersebut? Ini adalah kesalahan, tetapi jadi hal yang juga lucu untuk sekarang,” imbuh Beinoff.

Cangkir kopi bukan satu-satunya kesalahan yang berhubungan dengan minuman di GoT musim ke delapan. Pada episode pamungkasnya juga ditemukan botol air plastik yang masuk dalam penayangan perdananya.

Seperti yang diketahui, para penggemar beranggapan bahwa serial musim terakhirnya itu digarap dengan buru-buru. Bahkan ada petisi daring yang meminta agar musim ke delapan GoT dibuat ulang.

Akan tetapi mau bagaimana pun, serial ini telah resmi berakhir. Tak sedikit pula para penggemar yang mengapresiasi perjalanan panjang selama 8 tahun terakhir.

Saat ini HBO tengah mengerjakan prekuel dari serial populer ini yang bercerita ribuan tahun sebelum kisah Game of Thrones.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia