Tulus Pilih Jogja Jadi Tempat Merayakan 8 Tahun Kariernya

Tulus Pilih Jogja Jadi Tempat Merayakan 8 Tahun KariernyaTulus saat tampil di depan ribuan Teman Tulus dalam konser bertajuk Tur Sewindu Tulus di Jogja Expo Center, Bantul, Kamis (26/9/2019) malam. - Istimewa/Panitia
27 September 2019 14:27 WIB Dyah Febriyani Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Menandai delapan tahun kariernya di tarik suara, Muhammad Tulus, atau yang beken dikenal Tulus menggelar konser bertajuk Tur Sewindu Tulus, Kamis (26/9/2019) malam. Konser yang digelar di Jogja Expo Center, Banguntapan, Kabupaten Bantul itu, penyanyi yang juga seorang arsitek itu tampil menghibur penggemarnya selama lebih dari dua jam.

Baru dibawakan Tulus sebagai pembuka konsernya. Lagu yang ia rilis 2014 silam itu memantik para Teman Tulus (sebutan bagi para penggemar Tulus) untuk bernyanyi bersama. Begitu pula ketika dia membawakan hits-nya yang lain seperti Ruang Sendiri, Tuan Nona Kesepian, dan Satu Hari di Bulan Juni.

Lighting panggung yang gemerlap, didominasi warna lampu putih, oranye, dan biru, menjadikan konser terasa hangat. Lantunan lagu per lagu menghanyutkan penonton untuk bernyanyi bersama hingga diakhir pertunjukan ditutup dengan lagu Manusia kuat.

Konser itu kian terasa hangat ketika ada salah satu Teman Tulus yang diajak naik ke atas panggung oleh Tulus. Sembari naik ke panggung, Rani, nama salah satu Teman Tulus itu, membawa buket berisi delapan tangkai bunga. “Bunga ini berjumlah delapan tangkai sesuai delapan tahun Tulus berkarya,” ujar Rani di atas Panggung.

Uniknya, dalam Tur Sewindu Tulus, ada sebuah alat musik ketuk berupa koper yang dimainkan di atas panggung. Koper itu, kata Tulus, jadi saksi kariernya di dunia musik selama delapan tahun. “Koper itu ada di video klip lagi Monokrom,” kata Tulus saat berbincang dengan awak media di backstage sesaat sebelum naik panggung.

Saat ditanya alasan memilih Jogja sebagai salah satu lokasi turnya, penyanyi berusia 32 tahun itu mengakui Jogja menjadi salah satu kota yang selalu membuatnya rindu. “Saya rindu kehangatan di Jogja,” ucap Tulus.

Selain di Jogja, Tur Sewindu Tulus juga sukses digelar di Malang, Selasa (24/9) lalu. Rencananya, setelah dari Jogja Tur Sewindu Tulus akan digelar di sejumlah kota, seperti Solo, Makassar, dan ditutup di Jakarta.

Tulus mengaku, setelah merampungkan turnya itu, Tulus akan menggarap album baru pada Desember mendatang. "Saya akan lebih banyak menghabiskan waktu di Studio setelah tur ini. Konsepnya seperti apa, biasanya secara natural saja nanti munculnya.”

CEO Rajawali Indonesia sebagai promotor Tur Sewindu Tulus, Anas Syahrul Alimi, mengatakan rangkaian konser Tulus itu bisa jadi tempat untuk saling berbalas apresiasi dengan para pendengar musiknya, serta merayakan 8 tahun perjalan musik ini bersama-sama. “Perjalanan yang tentu mustahil tanpa dukungan dari teman-teman yang mendengarkan, dan banyak pihak yang terlibat di proses kreatifnya,” ujar dia beberapa waktu lalu.