Disindir Lulus dengan Nilai Pas-pasan, Begini Reaksi Kaesang

Disindir Lulus dengan Nilai Pas-pasan, Begini Reaksi KaesangDua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka, dalam sebuah acara promo bisnis mereka di Jakarta, Minggu (11/3/2018) lalu. - Suara.com / Kurniawan Mas\\\'ud
12 Oktober 2019 11:37 WIB Newswire Hiburan Share :


Harianjogja.com, JOGJA-- Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep  baru saja merampungkan kuliah S1 di Singapore Univesity of Social Sciences (SUSS).

Tak disangka, ia mendaptkan sindiran seorang warganet yang menyebutnya lulus dengan nilai pas-pasan.

Sindiran tersebut disampaikan oleh pengguna Twitter @vintenas, Rabu (9/10/2019), namun baru ditanggapi Kaesang dua hari setelahnya.

Mulanya warganet tersebut menanggapi artikel yang menyebut Presiden Jokowi akan menghadiri wisuda Kaesang.

Ia berkelakar, kalau Kaesang memiliki nilai pas-pasan saat berkuliah di Singapura, jadi kelulusan pengusaha kuliner itu diperkirakan tidak murni.

"Ternyata lulus juga, eh dilulusi kali yah. Dengar-dengar di Singapura angkanya pas-pasan. Eh dikatrol mungkin yah," celoteh warganet.

Menanggapi hal itu, Kaesang memilih kalem, seperti biasa. Adik Gibran Rakabuming Raka itu pun mengakui kalau nilainya pas-pasan.

"Wkwkwwk tau aja nilainya pas-pasan," balas Kaesang, Jumat (11/10/2019). Kaesang bahkan menambahkan emoji tertawa terbahak-bahak.



Dalam acara wisuda yang berlangsung pada Rabu (9/10/2019), Kaesang menjadi sosok yang mencuri perhatian setelah namanya disebut sebagai putra Presiden Jokowi.

Dikutip dari laman Straitimes, mahasiswa lain baru tahu kalau pria yang selama ini dikenal sebagai orang yang pendiam adalah seorang putra Presiden RI.

Kaesang pun berhak bangga, karena selain resmi menyandang gelar sarjana, dalam acara wisuda yang turut dihadiri oleh Presiden Jokowi tersebut, ia juga menerima penghargaan bergengsi.

Sarjana di bidang pemasaran itu mendapat penghargaan Kewirausahaan Alumni SUS-EMP dan berhak atas hadiah uang senilai 500 dolar Singapura atau Rp 51 juta yang langsung diberikan oleh Presiden Singapura Halimah Yacob.

Sumber : Suara.com