Netflix Produksi 371 Film & Serial Televisi Tahun Ini

Netflix Produksi 371 Film & Serial Televisi Tahun IniNetflix - netflix.com
19 Desember 2019 01:27 WIB Syaiful Millah Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Perusahaan raksasa layanan streaming video, Netflix, terus meningkatkan pembuatan konten orisinal di dalam platformnya. Berdasarkan data dari Variety Insight, perusahaan tersebut pada tahun ini telah merilis 371 konten baru untuk layanannya, baik serial televisi maupun film.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, yakni sebesar 54,6% dibandingkan dengan jumlah konten baru tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 240 serial televisi dan film.

Konten juga terdiri dari berbagai jenis genre mulai dari film dokumenter, animasi dewasa, acara televisi alternatif, komedi, drama, berita, dan pembicaraan (talkshow).

Langkah agresif yang dilakukan perusahaan agaknya cukup terbayar dari segi penerimaan, dengan masuknya sejumlah serial dan film dalam berbagai penghargaan internasional. Terbaru, konten Netflix mendapatkan 34 nominasi dalam Golden Globe Award 2020.

Dengan nominasi tersebut, Netflix menjadi perusahaan yang paling mendominasi pada ajang Golden Globes, diikuti oleh perusahaan HBO dengan 15 nominasi serta Hulu dan Amazon Prime dengan masing-masing 5 nominasi.

Tiga dari lima judul film terbaik Golden Globe Award juga diisi oleh karya Netflix, yakni Marriage Story (total 6 nominasi), The Irishman (5 nominasi), dan The Two Popes (4 nomasi). Dua judul lainnya adalah Joker (4 nominasi) dan 1917 (3 nominasi).

Hasil ini bisa dibilang sebagai bukti bahwa Netflix telah menjadi alternatif industri hiburan di masa modern yang bisa mencakupi lingkup serial televisi dan film. Mereka telah membangun perpustakaan konten dan menawarkan seluruhnya kepada konsumen dengan cara yang baru.

Hal ini juga menjadi modal kuat bagi perusahaan menghadapi bersaingan industri yang ke depannya akan semakin sengit. Tahun depan, sejumlah perusahaan hiburan akan merilis layanan streaming masing-masing seperti HBO Max, Quibi, dan Peacock.

Tak ketinggalan, para pemain lama seperti Amazon Prime dan Apple TV Plus telah menyiapkan berbagai langkah dan investasi yang jor-joran untuk menghasilkan konten-konten yang menarik minat pelanggan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia