Konser BTS Dibatalkan karena Pasien Virus Corona di Korsel Bertambah

Konser BTS Dibatalkan karena Pasien Virus Corona di Korsel BertambahGrup musik asal Korea Selatan Bangtan Boys atau BTS - Istimewa
28 Februari 2020 12:57 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sirus corona di Korea Selatan terus meluas. Kekinian, penyebaran ini menyebabkan grup band asal Negeri Gingseng itu yaitu BTS membatalkan konsernya.

Semula, konser BTS yang mengusung tema ‘Map of The Soul Tour-Seoul’ itu akan digelar pada 11, 12, 18, dan 19 April mendatang di Stadion Olimpiade Seoul. 

Informasi mengenai pembatalan konser BTS disampaikan dari pihak label Big Hit Entertainment.

Seperti dilansir Antara, pada Jumat (28/2/2020), Pemerintah Korea Selatan melaporkan 256 pasien baru yang tertular virus corona sehingga total orang yang terjangkit virus tersebut mencapai 2.022 jiwa.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC) melaporkan bahwa dari jumlah kasus baru itu, 182 diantaranya merupakan warga di Kota Daegu, tempat berdirinya Gereja Shincheonji pusat penyebaran wabah. Adapun, angka korban tewas akibat virus corona di Korea Selatan mencapai 13 jiwa.

Di samping pembatalan konser musik, tingginya jumlah korban tewas sejak pekan lalu di Korsel juga ikut mendorong saham di negara itu anjlok pada Jumat (28/2/2020).

Penurunan harga membuat laporan kinerja mingguan saham di Korsel pada pekan ini jadi yang terburuk sejak 2011, setelah jatuhnya pasar saham Amerika Serikat.

Sementara itu, di dunia penerbangan, Maskapai Korean Air Lines melakukan langkah antisipasi dengan mengukur suhu tubuh seluruh penumpang yang akan terbang ke Amerika Serikat. 

Pihak maskapai tidak akan memberangkatkan penumpang yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius. Aturan itu diberlakukan setelah seorang awak kabin terkonfirmasi positif virus corona pada Selasa (25/2/2020).

Sementara itu, di China, pusat penyebaran virus corona mencatat total pasien yang terjangkit virus tersebut mencapai 80.000 jiwa, sedangkan jumlah korban tewas telah melebihi 2.700 jiwa. 

Wabah virus corona telah menyebar setidaknya ke 44 negara di luar China dengan total pasien mencapai 3.500 jiwa dan 54 korban meninggal dunia. 

Sumber : Antara