Corona Merebak, Jogjarockarta Jalan Terus

Corona Merebak, Jogjarockarta Jalan TerusBand Musik Scorpions saat jumpa pers di Hotel Tentrem, Jogja.-Harian Jogja - Gigih M Hanafi
01 Maret 2020 07:02 WIB Galih Eko Kurniawan Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Penyelenggaraan Jogjarockarta 2020 tak luput dari terpaan kasus virus corona baru, Covid-19, yang merebak di sejumlah negara dunia. Penyebabnya, tiga dari delapan penampil di edisi kali ini merupakan band-band luar negeri.

CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi, mengungkapkan salah satunya ketika mendatangkan band metal asal Mongolia, The Hu. Promotor Jogjarockarta itu sempat dibuat khawatir ketika personel The Hu tiba di bandara di Indonesia.

“Khawatirnya ketika visa-visa Mongolia para personel The Hu ditolak masuk Indonesia. Untungnya, Imigrasi hanya melarang untuk visa China,” ungkapnya dalam jumpa pers di Jogja, Sabtu (29/2/2020).

Tak cuma urusan Covid-19, Rajawali Indonesia sempat dibuat kalang kabut ketika vokalis Scorpions, Klaus Meine, menjalani operasi batu ginjal di sela-sela tur Scorpions di Australia. Operasi itu dilakukan sekitar sepekan sebelum penyelenggaraan Jogjarockarta 2020 pada Minggu (1/3/2020).

“Saya sempat tidak mau melihat pesan singkat dari manajer Scorpions karena tak mau membaca info konser dibatalkan. Untungnya, operasi berjalan sukses dan Meine bisa pulih dengan cepat sehingga tur ke Jogja tidak dibatalkan,” papar Anas.

Selain Scorpions, Rajawali Indonesia menghadirkan Whitesnake sebagai penampil utama salah satu festival musik besar di Indonesia ini. Kedua band itu, termasuk The Hu, sudah tiba di Jogja sejak Jumat (28/2/2020).