Cerita Denada Hidup di Singapura Saat Pandemi Corona, Belanja Bulanan Sampai Lari-Lari

Cerita Denada Hidup di Singapura Saat Pandemi Corona, Belanja Bulanan Sampai Lari-LariDenada saat belanja di Singapura. - Ist/Instagram
07 April 2020 12:57 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pandemi Corona membuat penyanyi Denada mengungkap perjuangannya belanja bulanan ke supermarket di Singapura. Dia bilang sampai lari-larian.

Semua berawal saat mantan istri Jerry Aurum ini tidak kebagian jatah belanja via online. Sehingga mau tidak mau, Denada harus pergi ke supermarket sendiri.

"Biasanya kita belanja bulanannya online. Jadi nggak perlu ke supermarket. Tapi udah sebulan ini kita nggak dapet-dapet delivery slot. Kayaknya saking ramenya orang yang belanja groceries online sampe armada mereka nggak cukup buat ngelayanin semua," kata Denada di Instagram pada Senin (6/4/2020).

"Setelah berusaha nyukup-nyukupin dan makan yang ada di kulkas selama dua minggu kemaren, akhirnya dengan sangat terpaksa, tadi ke supermarket," sambungnya lagi.

Perempuan 41 tahun ini sampai rela bangun pagi-pagi dengan harapan supermarket yang dikunjunginya sepi. Setibanya di sana, Denada juga memilih langsung belanja kilat sebisa mungkin.

"Belanja bulanan untuk satu bulan ke depan, dalam satu jam lebih baru beres. Lari-larian soalnya supermarketnya luas banget dan dua lantai. Sepanjang belanja berdoa nggak berhenti dalam hati," terang Denada.

Dengan mengenakan masker dan kacamata, Denada pun segera pulang ke apartemen yang ditinggalinya.

"Begitu sampe rumah, baju langsung ditaruh mesin cuci, lari ke kamar mandi luar (bukan yang dipake Aisha mandi), keramas, mandi dan sikat gigi," tutur Denada.

"Sekarang udah duduk sebelah Princess, sambil lihat dia kegirangan gara-gara aku bawain snack biskuit coklat dari supermarket tadi," imbuhnya lagi.

Seperti diketahui, Denada harus menjaga kebersihan sedemikian rupa mengingat anaknya Shakira Aurum yang kini berganti nama menjadi Aisha sedang berjuang melawan penyakit leukemia. Dia tidak mau membawa virus ke rumah.

Saat ini, mereka masih tinggal di Singapura selama Aisha menjalani pengobatan.

Sumber : Suara.com