Beri Semangat Rakyat Hadapi Covid-19, SBY Ciptakan Lagu Cahaya dalam Kegelapan

Beri Semangat Rakyat Hadapi Covid-19, SBY Ciptakan Lagu Cahaya dalam KegelapanSusilo Bambang Yudhoyono - Instagram Ano Yudhoyono
10 April 2020 19:17 WIB Andhika Anggoro Wening Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 menimbulkan keprihatinan bagi hampir smeua manusia di dunia. Banyak orang mengungkapkan keprihatinannya dengan caranya masing-masing. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menciptakan lagu Cahaya Dalam Kegelapan guna memberikan semangat dalam menghadapi wabah Covid-19.

SBY membagikan lagu ini di akun instagram mendiang sang istri, Ani Yudhoyono, Jumat (10/4/2020). SBY juga menceritakan proses lagu ini yang diarransemen Tohpati dan dikerjakan secara online.

Ada delapan nama penyanyi yang ikut menyumbangkan suara dalam lagu ini, mulai dari Joy Tobing, Sandhy Sandoro, Yuni Shara sampai Andy 'rif'.

"Krisis pandemi korona yang melanda dunia, termasuk negeri kita, telah menghadirkan kegamangan dan kecemasan dalam hidup kita. Duka dan kepedihan hati ada di mana-mana, ketika orang yang dicintainya dipanggil Sang Pencipta. Seperti duka dan kegelapan yang saya rasakan ketika kehilangan belahan jiwa beberapa saat yang lalu.

Melalui tembang yang saya ciptakan ini, “Cahaya Dalam Kegelapan”, saya ingin berbagi rasa, semangat dan harapan. Insya Allah, ada hari esok yang cerah. Badai pasti berlalu.
Lagu ini saya persembahkan kepada rakyat Indonesia tercinta, terutama yang tengah bergulat dan berjuang di garis depan ~ para pasien serta para dokter dan perawat. Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, melindungi dan menyelamatkan para pejuang kemanusiaan, dan kita semua.

Mari kita terus bersatu, berbagi dan berikhtiar bersama melawan Covid-19 ini. Dengan pertolongan Tuhan kita bisa. Indonesia Bisa."
tulis SBY dalam akun instagram.

View this post on Instagram

Krisis pandemi korona yang melanda dunia, termasuk negeri kita, telah menghadirkan kegamangan dan kecemasan dalam hidup kita. Duka dan kepedihan hati ada di mana-mana, ketika orang yang dicintainya dipanggil Sang Pencipta. Seperti duka dan kegelapan yang saya rasakan ketika kehilangan belahan jiwa beberapa saat yang lalu. Melalui tembang yang saya ciptakan ini, “Cahaya Dalam Kegelapan”, saya ingin berbagi rasa, semangat dan harapan. Insya Allah, ada hari esok yang cerah. Badai pasti berlalu. Lagu ini saya persembahkan kepada rakyat Indonesia tercinta, terutama yang tengah bergulat dan berjuang di garis depan ~ para pasien serta para dokter dan perawat. Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, melindungi dan menyelamatkan para pejuang kemanusiaan, dan kita semua. Mari kita terus bersatu, berbagi dan berikhtiar bersama melawan Covid-19 ini. Dengan pertolongan Tuhan kita bisa. Indonesia Bisa. *SBY* -- Translation: The corona pandemic crisis that has swept the world, including our country, has brought uncertainty and anxiety into our lives. Griefs and heartaches are everywhere when people they love are passing away. Like the sorrow and darkness that I felt when I lost my soulmate just a moment ago. Through this song that I wrote, "Light in Darkness", I want to share my feelings, passion, and hope. God willing, there is a bright tomorrow. Every cloud has a silver lining. I offer this song to my beloved Indonesian people, especially those who are struggling and fighting on the front lines ~ the patients and the doctors as well as nurses. May the most loving God be merciful, protect and save these fighters of humanity, and all of us. Let us continue to unite, share and endeavor together against Covid-19. With God's help, we can. Yes Indonesia Can. *SBY*

A post shared by Ani Yudhoyono In Memoriam (@aniyudhoyono) on

Sumber : Bisnis.com