SEMANGAT SOLIDARITAS: Rilis Lagu untuk Satukan Bangsa

SEMANGAT SOLIDARITAS: Rilis Lagu untuk Satukan BangsaSelebritis dan public figure yang ikut rekaman lagu Asa untuk Indonesia./ Ist. - dok. Pribadi Icun Lin
30 April 2020 05:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Di tengah pandemi Covid-19, penyanyi lagu berbahasa mandarin, Icun Lin bersama sejumlah artis merilis lagu Asa untuk Indonesia. Karya ini untuk memberi semangat masyarakat Indonesia dalam menghadapi kondisi sulit ini.

“Harapan kami dengan lagu ini bisa memberikan semangat, kami juga ingin Indonesia kembali seperti dulu. Tentunya dengan semangat ini, kami bisa melewati dan mencapai kemenangan,” kata Produser dan Musicdirector Project sekaligus Owner Icun Studio, Icun Lin, Rabu (29/4).

Icun menceritakan proyek ini memang berawal dari keprihatinan yang ditimbulkan pandemi Covid-19 dan melanda seluruh dunia. Kemudian, Freddy Su mengajak kawan-kawan selebritis dan public figure untuk merekam sebuah lagu yang dipersembahkan untuk Indonesia. Tujuannya, memberi semangat dan menjaga kebersamaan sehingga Indonesia bisa mengatasi dan melewati masa sulit ini.

Bersama Freddy Su, Icun menghubungi kawan-kawan yang berkenan bergabung untuk proyek kemanusiaan nonkomersil ini. Hasilnya, ada kawan yang berhalangan tetapi ada juga yang siap. Namun  karena sejumlah alasan, maka kawan-kawan yang bergabung jumlahnya dibatasi.

Freddy Su pun membentuk Whatsapp Group sebagai alat komunikasi pada Jumat (27/3). Contoh lagu, musik dasar, lirik dan pembagian parts yang harus diisi masing-masing dibagikan di media sosial tersebut. Uniknya masing-masing diminta merekam suara dan video dengan peralatan seadanya di tempat masing-masing.

“Semua tidak saling bertemu. Akhirnya menggunakan media apapun untuk menghasilkan hasil yang maksimal. Masing-masing anggota wajib menyetor hasil rekaman vokal dan videonya sesegera mungkin kepada saya via email,” ujarnya.

Menurut dia, ada yang dengan cepat sudah menyerahkan rekaman, ada juga yang agak telat. Icun menghabiskan beberapa hari untuk mixing dan editing di studio daruratnya. Tak jarang harus sampai subuh. Akhirnya, hasil mixing yang Icun bagi di grup baru sepotong-sepotong. Akibatnya, kata dia, anggota semakin tak sabar menanti hasil akhirnya.

Lagu Asa untuk Indonesia, ciptaan Icun Lin dan lirik oleh Erry Blind ini dibuat dalam tiga versi. Pertama Indonesia all various artist; kedua versi singel dan ketiga versi Mandarin.  Sejumlah nama para pengisi suara yang terlibat Alena Wu (singer, Asia Bagus Winner); Alvin & Sigit Wardana (Base Jam); Carollyne Dewi (influencer, singer); Chris John (the legend boxing of Indonesia); Dede Loo (influencer, singer); Didik Nini Thowok (maestro tari Indonesia); Freddy Su (Radio MS/Radio Cakrawala); Hasan Karman (budayawan/  Wali Kota Singkawang 2007-2012); Helena (Indonesia Idol sesi 1); Merry Riana (motivator); Rani Pancarani (singer) dan There Zhang (Mandarin singer).

Selain Asa Untuk Indonesia ada juga Simfonia Indonesia. “Lagu asli baahsa Mandarin saya yang buat ulang, baik dari musik dan dari kata-katanya.  Dinyanyikan oleh SEA [Surabaya Entertainment Artist] dan Dulurs. Versi Mandarin judul Wu Han Yi Qi Jia You untuk wabah di Wuhan,” katanya.