Reza Rahadian Pamer, Menkeu Sri Mulyani Malah Berterima Kasih

Reza Rahadian Pamer, Menkeu Sri Mulyani Malah Berterima Kasih Menkeu Sri Mulyani dan Reza Rahadian melakukan diskusi melalui live Instagram. Tayangan ini ditonton hingga 3.300 pemilik akun. - tangkapan layar handphone
01 Mei 2020 23:17 WIB Novita Sari Simamora Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ada yang menarik dari pertemuan online antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Reza Rahadian Matulessy. Pada kesempatan itu, Sri Mulyani berterima kasih kepada Reza karena telah membayar pajak.

Perbincangan Sri Mulyani dan Reza terekam dalam Instagram. Sambil merapatkan telapak tangan di depan dada, Sri Mulyani mengucapkan terima kasih kepada Reza.

Siapakah Reza Rahadian? Pria yang akrab disapa Reza pernah menerima Piala Citra pada 2009 dan telah berakting di lebih 30 film, mulai dari komedi, action, horor, drama hingga biopik.

Nama Reza mulai harum di dunia perfilman saat memainkan peran di film berjudul Perempuan Berkalung Sorban pada 2009. Lalu dia juga mendapatkan penghargaan dari Festival Film Indonesia pada 2010, 2013 dan 2016 sebagai pemeran utama pria terbaik.

Reza juga semakin populer melalui film Habibie & Ainun dan My Stupid Boss. Kemampuan akting Reza tak perlu dipertanyakan lagi.

Dalam live Instagram, Reza bangga menyampaikan ke Menkeu Sri Mulyani, bahwa dia telah melakukan kewajiban kepada negara yakni membayar pajak. "Saya sudah bayar pajak Bu," ungkap Reza.

Perbincangan mereka dilakukan melakukan live IG pada pukul 16.00 WIB, Jumat (1/5/2020), dengan topik "Bagaimana Ketahanan Ekonomi Kita Menghadapi Goncangan Wabah Covid-19?"

Sri Mulyani langsung berterima kasih kepada Reza karena telah melakukan kewajibannya sebagai warga negara yang baik dan membayar pajak.

Pada saat bersamaan, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pandemi virus Corona (Covid-19) berdampak pada ekonomi dan keuangan semua negara. Sebab, banyak perusahaan yang menghentikan kegiatan operasional sementara, kegiatan ekonomi menurun dan berdampak pada penurunan pajak.

"Di kondisi Covid-19 ini, penerimaan negara turun, tetapi harus tetap memberikan bantuan bagi yang terdampak virus corona. Pemerintah juga sudah memotong anggaran yang tidak penting," ungkapnya.

Sumber : Bisnis.com