Mengenal Sosok Mbah Minto, Nenek dari Klaten yang Viral karena Parodi Gagal Mudik

Mengenal Sosok Mbah Minto, Nenek dari Klaten yang Viral karena Parodi Gagal MudikMbah Minto (kanan) saat berada di teras rumahnya di RT 005/RW 017, Krakitan, Bayat, Klaten, Kamis (30/4/2020). (Espos - Ponco Suseno)
02 Mei 2020 17:27 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, KLATEN - Seorang nenek asal Selorejo RT 005/RW 017, Krakitan, Bayat, Klaten, Jawa Tengah bernama Mbah Minto Syam alias Mbah Minto, 70, mendadak viral di jagad dunia maya. Mbah Minto viral setelah tampil dalam video parodi tentang larangan mudik yang dibuat seorang Youtuber, Muhammad Sofyan, 30, alias Ucup. 

Hubungan antara Mbah Minto dengan Ucup sebatas tetangga dekat. Meski satu kampung, Ucup tinggal di RT lain, yakni di RT 007/RW 017.

Pandemi Covid-19 yang merepotkan sebagian besar penduduk bumi telah memberi inspirasi bagi seorang Ucup. Terlebih, sejak Pemerintah mengeluarkan salah satu jurus andalannya guna memutus mata rantai persebaran virus corona, yakni melarang mudik. Hal ini mengakibatkan warga desa yang merantau di kota tak diperbolehkan pulang ke tanah kelahirannya terlebih dahulu.

Berawal dari kebijakan itu, muncullah video garapan Ucup yang menggandeng sosok simbah-simbah yang hidup sebatang kara itu. Salah satu adegan pendek yang dipertontokan Ucup di Youtube dan Instagram, yakni perbincangan Ucup selaku seorang anak dengan Mbah Minto selaku orang tua via telepon seluler (Ponsel).

Dalam perbincangan itu, Si Ucup ingin sekali mudik alias pulang dari tanah perantauan. Upaya Ucup dicegah Mbah Minto. Di bagian akhir perbincangan, Mbah Minto mengingatkan, "Rasah muleh le, sing penting duite muleh [Tidak usah pulang Nak, yang penting uangnya pulang]". 

Video Viral!! Gagal Mudik Nengok Simbah yang diperankan Mbah Minto terdiri atas beberapa bagian itu benar-benar viral di medsos. Nama Mbah Minto dan Ucup makin dikenal di jagat medsos. Bahkan, sejumlah tetangga mengaku terheran-heran dengan tingkah nyentrik Mbah Minto dan Ucup yang beraksi di Youtube atau pun di medsos itu.

Mbah Minto Kangen Anak-anaknya

"Kula niku mboten ngertos yen viral ten medsos. Jarene tekan ngendi-ngendi, Jakarta, Lampung. Niku [pembuatan video] saking Mas Ucup [Mbah Minto hanya menirukan gerakan atau kata-kata yang sudah diminta Ucup di waktu sebelumnya]," kata Mbah Minto, saat ditemui Solopos.com, di rumahnya di Krakitan, Bayat, Klaten, Kamis (30/4/2020) siang.

Sebelum diajak bikin video oleh Ucup, Mbah Minto mengaku sudah mengetahui larangan mudik dari pemerintah. Terlepas video bikinan Ucup, Mbah Minto ternyata memendam rasa kangen terhadap anak-anaknya.

Mbah Minto yang saat ini hidup sebatang kara juga merindukan keempat anaknya yang sudah berkeluarga. Masing-masing anaknya, yakni Tugiyo (Purworejo), Wiji (Banjarnegara), Tugiman (Jakarta), Sugiyono (Wonosari, Gunungkidul, Jogja). Di antara anak-anaknya yang hidup di tanah perantauan itu diyakini sudah mengetahui ibunya viral di medsos.

"Kula nggih kangen kalih anake. Gara-gara virus corona, anak-anake mboten saget mantuk. Wis pesen [kepada anak-anaknya], rasah balik ndak keno corona. Biasane pas kangen nelfon anake [dibantu saudara Mbah Minto yang ada di Krakitan, Bayat]," katanya.

Salah seorang keponakan Mbah Minto, yakni Paimin, 50, mengatakan aktivitas Mbah Minto di tengah pandemi Covid-19 lebih banyak thenguk-thenguk di rumahnya. Guna mencukupi kebutuhan sehari-hari, terkadang Mbah Minto dimintai tolong para tetangga sekadar membersihkan pekarangan atau pun memijat/mengurut para tetangga yang capai.

"Wayah niki, sering ten griya. Mboten enten sing ngengken. [Di waktu sekarang, sering di rumah. Tidak ada yang nyuruh]. Dari jasa resik-resik atau ngurut itu, biasanya Mbah Minto diwenei duit sakwenehe [rata-rata Rp10.000 per sekali resik-resik atau saat jadi tukang ngurut]. Pernah juga, Mbah Minto memperoleh bantuan dari istri pak Kapolsek di Bayat. Selebihnya, saya sering memberi makanan ke Mbah Minto," katanya.

Makin Tenar

Youtuber asal Klaten, Ucup, mengatakan konten video yang dia buat sebenarnya berawal dari iseng dan untuk hiburan. Selain menggandeng warga yang sudah berusia sepuh, alumnus SMKN 2 Klaten ini juga sering menggandeng kalangan anak-anak saat membikin video.

Namun, Ucup mengakui video yang menggandeng Mbah Minto menjadikan jumlah followers di Instagram (IG) dan subscriber di Youtube semakin meledak.

Semula, Ucup sering memberikan fee kepada Mbah Minto senilai Rp20.000 per konten video. Seiring ramainya video garapan Ucup, suami dari Intan Mayasari, 27, dan ayah dari tiga anak ini mulai memberikan endorse buat Mbah Minto senilai Rp200.000-Rp300.000 per konten video.

"Akun IG saya sebenarnya sudah 36K followers. Saat ini, booming [setelah video dengn Mbah Minto viral]. Di waktu sebelumnya, subscriber saya sudah 105K. Sekarang, semakin naik lagi. Video itu bisa viral karena temanya tentang musim corona yang meresahkan para pemudik [Ucup mulai menekuni pembuatan video sejak 1,5 tahun lalu]. Di waktu sebelumnya, saya juga sudah give away untuk followers saya [pencapaian 100K subscribers]," katanya.

Video yang menggandeng Mbah Minto dinilai sering viral di kalangan dagelan-dagelan Jawa. Tak jarang pula sering di-repost akun-akun besar dagelan. Saat Ucup diajak syuting Didi Kempot di Solo, Kamis (30/4/2020), The Godfather of Broken Heart itu sempat mengira Mbah Minto orang teater.

"Pas saya bertemu dengan Pakdhe Didi Kempot, yang bersangkutan bilang simbah keren, gokil, dan salut. Pakdhe sempat tanya ke saya, apakah simbah itu mantan teater. Saya jawab bukan. Di kesempatan itu, saya juga dikasih wejangan oleh Pak Dhe agar terus meningkatkan karyanya," kata Ucup yang sudah menutup usaha hariannya, yakni Telur Gulung Koming sejak dua bulan terakhir itu.

Video Mbah Minto juga dibagikan oleh akun Instagram @merapinews dan menuai banyak komentar dari warganet. 

Sumber : Solopos.com