Meninggal karena Stroke, Begini Kisah Pengisi Suara Doraemon Nurhasanah

Meninggal karena Stroke, Begini Kisah Pengisi Suara Doraemon NurhasanahNurhasanah, pengisi suara dalam film Doraemon. - Antara
13 Juli 2020 12:47 WIB Rezha Hadyan Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pengisi suara Doraemon berbahasa Indonesia, Nurhasanah, tutup usia pada Minggu (13/7/2020) pukul 15.00 WIB setelah mengidap stroke sejak 2017.

Nurhasanah menyusul rekannya, pengisi suara Shizuka, Prabawati Sukarta, yang meninggal dunia pada 15 Juni 2020 lalu setelah mengidap penyakit ginjal.  Nurhasanah mulai mengisi suara Doraemon itu pada 1993. Kala itu dia diajak oleh Prabawati yang tak lain adalah rekan kerjanya di Radio Republik Indonesia. Prabawati sudah mengisi suara Shizuka sejak serial kartun asal Jepang itu ditayangkan pertama kalinya pada 1989 oleh RCTI.

Menjadi pengisi suara Doraemon selama lebih dari dua dekade membuat sosok Nurhasanah tak bisa dilepaskan dari karakter robot kucing dari abad ke-22 itu.

Teman-temannya di RRI dalam kesehariannya memanggilnya "Dora", "Emon", atau "Doraemon". Karena karakter itu sudah melekat dengan dirinya secara otomatis dia menoleh ketika dipanggil demikian.

Ibu beranak tiga ini bahkan dipanggil oleh cucunya dengan panggilan "Mama Emon". Awalnya cucu-cucunya hanya memanggilnya "Mama", tetapi setelah ada saudara-saudaranya memanggil "Eyang Emon" cucunya ikut mengubah panggilannya menjadi "Eyang Emon".

Kelekatan Nurhasanah dengan Doraemon membuat kediamannya di Pondok Gede, Bekasi dihiasi oleh pernak-pernik Doraemon. Mulai dari boneka, bantal, hingga ubin bergambar Doraemon di dinding teras rumahnya.

Ubin unik tersebut dibeli oleh suami Nurhasanah di salah satu toko keramik di bilangan Senayan, Jakarta Selatan. Adapun, untuk pernak-pernik lainnya sebagian besar merupakan kado dari saudara, rekan, atau penggemarnya.

Kemudian yang tak kalah lucu adalah ketika dirinya bekerja di RRI, beberapa rekannya memberitahu mahasiswa yang berkunjung kesana bahwa pengisi suara Doraemon bekerja disana. Alhasil, jumpa penggemar dadakan pun terjadi.

Tentunya dia diminta untuk berbicara ala Doraemon. Tak bosan-bosannya dia melayani permintaan tersebut dari penggemar Doraemon, tak terkecuali teman-teman anaknya yang berkunjung ke rumah.

Karena ketika anak-anaknya masih belia, mereka kerap bercerita mengenai profesi ibunya kepada teman-teman mereka. Karena itulah Nurhasanah akhirnya mendapat permintaan khusus ketika ada teman anaknya yang berkunjung ke rumah.

Lagi-lagi tak bosan-bosannya dia melayani permintaan itu.

Sejak 2018, Nurhasanah tak lagi menjadi pengisi suara Doraemon. Tugasnya digantikan oleh salah satu anak lelakinya, Dana Robbyansyah yang suaranya hampir mendekati suara serak khasnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia