Heboh Klepon Disebut Jajanan Tidak Islami, Warganet Pertanyakan Siapa Sosok Abu Ikhwan Azis

Heboh Klepon Disebut Jajanan Tidak Islami, Warganet Pertanyakan Siapa Sosok Abu Ikhwan AzisKlepon. - Ist/Instagram @dapur_keriting
21 Juli 2020 15:30 WIB Nina Atmasari Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Kue klepon tengah menjadi trending topik Indonesia di Twitter, Selasa (21/7/2020). Bahkan pada siang hari, lebih dari 14.600 warganet memposting tentang jajanan khas Indonesia tersebut.

Dari penelusuran, penyebab awalnya adalah sebuah gambar yang diunggah oleh akun @memefess. Akun tersebut mengunggah foto klepon dengan tulisan yang mengundang kontroversi.

Baca juga: Tak Disertai Cukai, Ratusan Rokok Klembak Menyan Disita Satpol PP Kulonprogo

Tulisan itu berbunyi "Kue klepon tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajanan Islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami."

Masih belum jelas darimana dan siapa pembuat gambar tersebut. Namun, di bagian bawah tertulis nama 'Abu Ikhwan Azis'.

Cuitan ini pun viral dengan lebih dari 2 ribu likes dan lebih dari 1,5 ribu retweet. Banyak warganet yang mempertanyakan, apa alasan klepon dikatakan bukan jajanan Islami, dan apa sumber pernyataan tersebut.

"Ini jelas dak bener dan ngawur bgt. Yg bikin saya penasaran, siapa sih Abu Ikhwan Aziz itu?
Jika orangnya gak jelas, penting kah kita meributkannya? Atau jangan² ada oknum yg sengaja bikin gaduh! Sebab, soal klepon itu absurd bgt. Rasanya dak mungkin aja dipermasalahkan. Entah." tulis akun @mnadielmadani7.

"Kenapa klepon doang? Kenapa nggak semua kue? Kue tart? Brownies? Nogosari? Iwel-iwel? Mendut? Lemper? Apakah kau yakin mereka Islami? Bungkusnya doang daun pisang, ternyata dalemnya isi kue. Ini kan penipuan, tidak Islami sekali," kata @HabibiFuad.

Baca juga: Viral Ribuan Wisatawan Datangi Puncak Telomoyo, Ganjar: Saya Minta Ditutup

"Klepon yang adem ayem aja kena diskriminasi oleh Abu Ikhwan Azis, apalagi minuman iniiiiii dari namanya saja sudah membuat Abu Ikhwan geleng2 kepala," cuit @millionkwd sambil mengunggah foto es dawet bernama 'Jembut Kecabut'.

"Padahal setiap parutan kelapa diiringi dengan basmalah, ketika mencairkan gula jawanya diiringi dengan kalimat hamdalah. Ketika membuat kleponnya diiringi dengan kalimat Allahu akbar. Ketika membaca tulisan di gambar, si pedagang terguncang dan mengucapkan 'Subhanallah'," terang @muldirun.

"Padahal sensasi ketika gula merahnya pecah di mulut dan membuncah itu, sungguh nikmat tiada tara... Oh mungkin terlalu vulgar ya," cuit @jastairvine.

Hingga Selasa sore, perdebatan tentang Klepon masih panas. Kata klepon masih nangkring di posisi teratas trending topic twitter.