Pasang Poster Hari Anak Nasional Bergambar Siswa SD Berpeci dan Siswi Berjilbab, TVRI Diprotes Warganet

Pasang Poster Hari Anak Nasional Bergambar Siswa SD Berpeci dan Siswi Berjilbab, TVRI Diprotes WarganetUnggahan TVRI tentang Hari Anak Nasional yang diprotes warganet. - Ist/tangkapan layar
23 Juli 2020 16:17 WIB Nina Atmasari Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Hari Anak Nasional (HAN) diperingati setiap tanggal 23 Juli. Banyak kalangan dan instansi memberikan perhatian dengan memberikan ucapan tentang Hari Anak Nasional. Ucapan tentang peringatan ini bermunculan di media sosial.

Salah satu ucapan HAN yang menarik perhatian warganet adalah ucapan dari stasiun televisi nasional TVRI. Ucapan ini diunggah melalui akun twitter resmi TVRI, yakni @TVRINasional yang telah memiliki 114 ribu follower.

Ucapan yang mereka unggah malah mendapatkan protes dari warganet. Penyebabnya, poster yang diunggah bergambar anak sekolah yang memakai atribut Islam. Ada gambar kartun siswa dan siswi SD dalam poster tersebut, gambar siswi memakai pakaian panjang dan rok panjang lengkap dengan jilbab dan siswa pria memakai baju koko lengkap dengan peci. Dua anak tersebut digambarkan memakai masker.

Ada tulisan dalam poster tersebut, berbunyi "Selamat Hari Anak Nasional, Anak Terlindungi, Indonesia Maju". Adapun dalam narasinya, akun tersebut menulis "Selamat HARI ANAK NASIONAL 23 Juli 2020...
Mari kita bersama ciptakan generasi unggul, untuk Indonesia Maju.
Lindungi dan bina masa depan mereka dengan pendidikan terbaik.
#HAN2020
#AnakTerlindungiIndonesiaMaju
#MediaPemersatuBangsa".

Poster ini langsung mendapatkan banyak tanggapan dari warganet. Dalam beberapa jam setelah diunggah, poster itu mendapatkan 356 komentar, 402 retweet dan disukai 200 warganet. Di dalam komentar yang muncul, kebanyakan memprotes gambar siswa yang memakai atribut muslim, sehingga dianggap bukan identitas anak Indonesia. Padahal, TVRI adalah lembaga penyiaran publik Indonesia.

"INI GIMANA SIH? saya muslim, tapi lihat posternya malah jadi kesel. Dimana sih keadilan? dikira anak Indonesia muslim semua? Jangan2 @TVRINasional
sarang kadrun khawarij juga. Ganti nggak? Pake bhinneka tunggal ika." tulis @aan_wisg.

"ganti itu poster selamat hari Anak Nasional!, Anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke!, buat tampilan jangan hanya utk kelompok/golongan tertentu!, ini media slogannya pemersatu bangsa tapi faktanya malah mengabaikan ciri khas Nusantara dan KeBhinekaan!." tambah @Manurung1D.

"kenapa harus pakai gambar seperti ini
atau TVRI sudah lupa sama bhinneka tunggal ika
banyak gambar keceriaan anak anak
gak harus kayak gini
karena gak semua anak seperti apa yang ada di gambarmu
makanya TVRI gak ada yg nonton, program aja kayak gini," tulis @salaamitusalam

"Ini maksudnya yang tidak pakai kerudung dan kopiah bukan anak Indonesia gitu? Tidak boleh maju? Begitu dasar berpikirnya kah para direktur @TVRINasional
? Nggak malu kalian?," tambah @shinesaja.

"Min, gak mau kasih ucapan selamat utk anak anak saya juga? Anak saya kristen, poster anda tidak mewakili anak saya dan anak anak lainnya yg beda agama dan budaya..." tulis @ucip.

"Sengaja banget ya nyudutin muslim. Stlh kasus jajan rakyat yg dimodif & diviralkan. Pdhl selama puluhan tahun gambaran anak indonesia ya bny anak pake macem2 pakaian adat. Kenapa baru skr dirubah? Mau diadu domba sampe kyk gimana sih kita?," tulis @aiukororu.

"Kalau ini HARI ANAK MUSLIM NASIONAL 23.
Hari Anak Nasional itu mewakili seluruh agama di Indonesia bukan satu agama saja.
Jangan Paranoid dan Phobia dgn agama yg lain Min..=" komentar akun @SalmaBrecht.

Meski demikian, ada pula yang membela pihak TVRI dengan memberikan argumen mereka.

"Ini gambarnya download dari freepik gais, ga usah spaneng-spaneng nanggepinnya. Maksudku ga usah over interpretasi lah, ya coba dibalik posisinya kalian di posisi si desainernya. Mungkin baru dikasih tau H-1 atau malah H-4 jam, karena jadi desainer juga ga mudah. Perbanyak mendengar dan mencintai jangan perbanyak menghakimi dan membenci," komentar akun @MilLawCoklat sambil menambahkan gambar asal kartun tersebut dari situs freepik.

"Indonesia itu suka ndak suka 90% masyarakatnya muslim, jd mhon ga usah baper klo org menggambarkan sosok anak indonesia dg corak islam krn kebanyakan anak2nya sprti itu... bagi sy yg islam ga mrs sdg dspesialkan, dan ga lantas mnganggap yg non islam bukan indonesia...smw saudara." kata @SadmokoHP.

Setelah unggahan tersebut mendapat protes dan menjadi polemik, pihak TVRI kemudian mengunggah poster lain untuk ucapan Hari Anak Nasional. Akun ini mengunggah dua poster. Dalam poster kedua, mereka menggunakan gambar kartun, dua anak yakni anak laki-laki dan perempuan yang memakai pakaian adat. Adapun poster ketiga, terdapat gambar kartun sejumlah anak memakai pakaian tradisioal.

Tulisan dalam poster tersebut masih sama dengan tulisan dalam poster pertama "Selamat Hari Anak Nasional, Anak Terlindungi, Indonesia Maju". Begitu pula narasi dalam poster tersebut juga masih sama.

Poster ini kemudian mendapatkan apresiasi dari warganet.

"Wkwkwk ya ampun 2x revisi. Appresiasi. Buat mas/mbak graphic designer, semangat ya," tulis akun @Adistiy.

"IMHO gambar ini jauh lebih representatif bagi seluruh anak-anak di Indonesia daripada gambar tweet sebelumnya," kata @ongisamid.

"Ini yang gw suka dari Sosmed. Kritik sosial utk perbaikan. Thanks responnya min," tulis @DipoNiarto.