Perjalanan Karier Sisca Soewitomo yang Kini Pensiun dari Dunia Kuliner

Perjalanan Karier Sisca Soewitomo yang Kini Pensiun dari Dunia KulinerSisca Soewitomo gantung panci
05 Agustus 2020 12:27 WIB Mia Chitra Dinisari Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Sisca Soewitomo atau yang akrab disapa bu Sisca, menyatakan pensiun atau mundur dari dunia masak-memasak. Hal itu disampaikannya lewat postingan di akun instagramnya dengan mengistilahkan gantung panci.

Dia juga mengisyaratkan rencana pensiun itu karena menurutnya sudah berpuluh tahun berkecimpung di dunia kuliner. "Sahabat-sahabatku tercinta, setelah puluhan tahun saya di dunia kuliner dan ribuan resep yang sudah saya ciptakan, ini mungkin saat yang tepat untuk gantung panci," tulis Sisca.

Chef yang satu ini, sempat sangat populer di era tahun 1990an dan membawakan acara masak di salah satu stasiun televisi swasta. Dia juga banyak menciptakan resep masakan tradisional yang banyak di re-cook para penggemarnya.

BACA JUGA : BPD DIY Sosialisasi KUR untuk NU & Muhammadiyah

Lantas, bagaimana kiprah Sisca di dunia kuliner? Sisca Soewitomo lahir di Surabaya, 8 April 1949, merupakan seorang pakar kuliner asal Indonesia yang dijuluki sebagai "Ratu Boga Indonesia. Dia terkenal berkat perannya sebagai presenter acara memasak Aroma di stasiun televisi Indosiar.

Sisca merupakan alumnus dari Akademi Trisakti jurusan perhotelan. Ia lantas mendapatkan beasiswa dari American Institute of Baking di Manhattan, Kansas, Amerika. Sepulang dari Amerika, nama Sisca mulai terkenal, baik sebagai dosen perhotelan maupun sebagai pakar tataboga. Beberapa nama yang sempat menjadi murid Sisca antara lain Tatang, Rudy Choiruddin, Deddy Rustandi, dan Haryanto Makmoer.

Sebagai seorang pionir dari acara memasak di televisi Indonesia dan penulis dari hampir 150 buku resep, Sisca Soewitomo telah mendedikasikan 50 tahun karirnya untuk memperkaya kancah kuliner Indonesia. Dicintai di seluruh negara, ia telah bekerja pada bidang tata makanan untuk merek-merek makanan terbesar Indonesia dan menerima beragam perghargaan, termasuk Ubud Food Festival Lifetime Achievement Award pada tahun 2016.

Sisca merupakan anak pertama dari lima bersaudara. Ayahnya Rp. Tjipto Soemirat, asli Madura, merupakan seorang pegawai di kantor Bea dan Cukai di Surabaya sementara ibunya Rr. Chrysantini Slamet merupakan seorang ibu rumah tangga yang kerap memasak.

Dari hobi memasak ibunyalah Sisca kemudian mengenal dunia kuliner. Sejak masih kecil ia kerap membantu ibunya dalam menyiapkan beragam penganan, terutama menjelang Idul Fitri.

BACA JUGA : Dosen Kampus Islam di Jogja Mengaku Lakukan Pelecehan 

Sisca pernah mengenyam kuliah di fakultas kedokteran. Tapi, cita-citanya menjadi dokter kandas di tengah jalan karena berhenti kuliah pada semester kedua lantaran telah menikah. Namun, ia harus membuat sesuatu untuk menambah penghasilan keluarga. Sisca pun kemudian kuliah lagi di jurusan perhotelan, Akademi Trisakti.

Sisca kemudian mendapatkan beasiswa dari American Institute of Baking di Manhattan, Kansas, Amerika Serikat. Di sana, dia belajar mengolah berbagai macam makanan. Sepulang dari Amerika Serikat, dia berpetualang di industri boga hingga akhirnya didaulat menjadi pengisi acara Aroma di Indosiar pada 1997.

Meski sudah tidak aktif mengisi acara di layar kaca, Sisca Soewitomo masih menggeluti profesinya sebagai koki. Sisca juga sesekali mengisi acara kuliner seperti yang dulu dilakukannya dalam program Aroma. Dia juga masih sering diminta berdemo masak di sejumlah acara di televisi. Sebagai seorang pakar kuliner, dia telah melahirkan banyak koki muda yang sukses di Tanah Air.

Dedikasinya di bidang kuliner ini membuatnya dijuluki sebagai Ratu Boga. Buktinya, meski banyak koki muda yang muncul, namanya tetap dikenang sebagai salah satu pakar kuliner Indonesia

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia