Anji Merasa Omongannya Banyak Dipelintir

Anji Merasa Omongannya Banyak DipelintirAnji. - Ist/Instagram @duniamanji
11 Agustus 2020 11:27 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Musisi Anji memang aktif mengunggah foto maupun videonya di media sosial seperti Instagram dan juga channel YouTube. Beberapa topik yang diangkat belakangan ini kerap menuai pro dan kontra di kalangan netizen.

Vokalis Drive ini merasa pemberitaan tentang dirinya selama ini selalu berbanding terbalik dengan maksud dan tujuannya. Tak hanya konten YouTubenya bersama Hadi Pranoto, namun terdapat beberapa pembahasan lain.

"Ini banyak banget dari omongan saya yang dipelintir sebenarnya. Bukan [cuma] dalam sesi [video] wawancara," kata Anji, usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2020).

Salah satunya pemberitaan tentang penggunaan masker saat berolahraga. Dia bilang, selama ini beredar berita bahwa ia menyarankan untuk tidak menggunakan masker, padahal maksud Anji hanya saat berolahraga.

Baca Juga: Trending di Youtube, Ini Lirik Lagu "Cuek" Rizky Febian

"Saya tidak pernah bilang jangan pakai masker, karena sejak dari awal pandemi. Bahkan saya mengkampanyekan jaga jarak, pakai masker, bersih-bersih," terang suami Wina Natalia ini.

Kemudian unggahannya tentang sekolah daring, Anji mengaku sangat mendukung aturan pemerintah. Pernyataannya di media sosial itu hanya keluhannya sebagai orangtua.

"Lalu kemarin postingan saya tentang sekolah daring, tentang keribetan sekolah daring dari sisi orangtua. Saya dibilang tidak mendukung sekolah daring. Gimana nggak mendukung? Saya melakukan itu," jelas Anji.

Baca Juga: Eh, Ada Anak Mirip Rafathar Main Sama Anak-anak di Kampung

"Cuma adalah sebuah kenormalan ketika saya sebagai orangtua yang memiliki tiga anak yang masih bersekolah daring dan satu anak di rumah yang autism, itu saya mengalami kerepotan," katanya menambahkan.

Musisi 41 tahu ini mengatakan, tak semua unggahan di media sosial semata-mata sebuah penentangan. Anji pun meminta agar pemberitaan tentangnya tak diplintir.

"Ketika saya bercerita atau posting, bukan berarti tidak mendukung. Saya kerepotan dan itu dialami oleh ribuan orang tua. Sudahlah untuk mempelintir kata-kata atau kalimat," tuturnya.

Seperti diketahui, belakangan perhatian publik tertuju kepada Anji. Berbagai unggahan dan postingannya menuai pro kontra di publik.

Sumber : suara.com