Butet Kartaredjasa: Ada Berkah di Balik Pandemi Covid-19

Butet Kartaredjasa: Ada Berkah di Balik Pandemi Covid-19 Butet Kartaredjasa - JIBI
20 Agustus 2020 12:47 WIB Oktaviano DB Hana Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Seniman dan budayawan, Butet Kartaredjasa, menawarkan perspektif lain dalam melihat pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Menurutnya, pandemi ini telah memberikan pelajaran berharga bagi bangsa ini. Diam-diam, sebut dia, Covid-19 telah memberikan berkah dalam rupa kesadaran masyarakat akan nilai-nilai kemanusiaan yang kian baik.

"Kita tidak tahu kapan musibah Covid-19 ini akan berakhir. Hidup kita ke depan seperti dibimbing oleh teka-teki... Tapi diam-diam, covid-19 ini membelajarkan banyak hal kepada kita. Diam-diam, kita mendapatkan berkah terselubung dari Covid-19 ini, yaitu bahwa kesadaran kita terhadap nilai-nilai kemanusiaan terasah semakin baik," ujarnya dalam sebuah video singkat.

Butet menilai pagebluk Corona telah membuat masyarakat Indonesia berpikir tentang kebersamaan. Pasalnya, penanganan Covid-19 dinilai hanya bisa dilakukan dengan bersama-sama.

"Kebersamaan menyelamatkan kehidupan kita bersama, sebab kalau kita tidak patuh pada anjuran kedisiplinan membangun kebersamaan ini, kita akan hancur bersama," jelasnya.

Selain itu, jelas dia, pandemi Covid-19 memberikan pembelajaran kepada bangsa Indonesia untuk patuh kepada negara. Pasalnyam, jelas dia, negara hadir dalam musibah besar ini.

"Jadi diam-diam itulah berkah terselubung dari bencana yang mengajar kehidupan kita hari ini. Terima kasih Covid," tambah Butet.

Video berdurasi 2 menit 19 detik dan tersebar di jejaring pesan instan itu menunjukkan Butet tengah mengunjungi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB. Selain memberikan pendapatnya terkait pandemi yang tengah dihadapi, sang budayawan tampak mengelilingi kantor BNPB bersama Doni Monardo, Kepala BNPB yang juga merupakan Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19.

Akun instagram resmi milik BPNB, yakni @bnpb_indonesia, juga tampak mengunggah video tersebut. Namun, video yang diunggah itu hanya berdurasi tak lebih dari 40 detik atau jauh lebih singkat dari video yang beredar terlebih dahulu tersebut.

Dalam video yang diunggah BNPB itu, Butet memberikan pandangannya terkait proses untuk menjadi Indonesia, negara yang memang menjadi area rawan bencana. Menurut Butet, belajar menjadi Indonesia, bukan melulu mempersatukan bahasa, lagu, atau mimpi-mimpi.

"Tapi yang mempersatukan kita juga ancaman terhadap bencana itu. Dan bagaimana kita mengantisipasi kemungkinan bencana itu, itulah proses kita untuk menjadi Indonesia," tegasnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia