Tak Perlu Memaksakan Kehendak, Begini Cara untuk Menerima Pasangan Anda...

Tak Perlu Memaksakan Kehendak, Begini Cara untuk Menerima Pasangan Anda...Ilustrasi - Eharmony
27 Agustus 2020 16:47 WIB Krizia Putri Kinanti Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Kehidupan sebelum dan sesudah menikah tentu berbeda. Tetapi meminta pasangan untuk mengubah dirinya sendiri sepenuhnya sama dengan meminta untuk melupakan individualitasnya.

Anda tidak dapat meminta ikan untuk memanjat pohon atau seekor anjing untuk terbang di langit. Oleh karena itu, orang sering mencoba menerima pasangannya apa adanya dan saling membantu dalam membawa perubahan positif dalam dirinya. Menerima pasangan Anda apa adanya, akan membantu Anda dalam memperkuat hubungan Anda.

Dikutip dari Boldsky.com, Kamis (27/8/2020), Jika Anda bertanya-tanya dengan cara apa Anda dapat menerima pasangan Anda, simak artikel berikut ini:

1. Terima Pasangan Punya Identitas Sendiri

Ini adalah salah satu langkah terpenting untuk menjadi lebih menerima pasangan Anda. Kecuali jika Anda tidak siap menerima kenyataan bahwa pasangan Anda juga memiliki identitasnya sendiri, Anda tidak akan bisa menerimanya. Anda perlu memahami bahwa pasangan Anda juga memiliki pilihannya dan tidak akan merasa senang jika pasangannya menghakimi.

2. Hormati Pilihan Pasangan 

Semua dari kita memiliki pilihan dan preferensi yang berbeda dan kita tidak dapat menyalahkan orang karena memiliki pilihan yang berbeda. Sebaliknya, seseorang harus mencoba menghormati pilihan dan preferensi orang-orang di sekitar mereka. Sebagai pasangan, penting bagi Anda untuk menghormati pilihan satu sama lain dan menerimanya juga. Jika Anda adalah seseorang yang gemar membaca buku sedangkan pasangan Anda gemar menonton film, maka daripada merajuk karena hal tersebut, Anda bisa mencoba untuk berbagi hobi satu sama lain. Ini pasti akan membantu Anda menjadi lebih menerima pasangan Anda.

3. Melihat Melampaui Perspektif 

Jelaslah bahwa kita melihat berbagai hal sesuai perspektif kita dan mencoba menafsirkan hal-hal yang sesuai. Tetapi ketika Anda telah menjalin hubungan atau akan menikahi seseorang, disarankan agar Anda mencoba untuk melihat melampaui perspektif Anda. Anda perlu memahami perspektif pasangan Anda karena ini akan membantu Anda membuat segalanya lebih baik. Anda kemudian akan dapat menerima pendapat, pemikiran, dan pilihan pasangan Anda.

4. Batasi Harapan

Anda mungkin mengharapkan beberapa hal dari pasangan Anda. Misalnya, Anda mungkin mengharapkan pasangan Anda mengenakan pakaian trendi atau memiliki kepercayaan tradisional. Tetapi kemudian tahukah Anda bahwa mengharapkan terlalu banyak hal dari pasangan Anda dapat menciptakan perbedaan dalam hubungan Anda. Pasangan Anda mungkin tidak dapat memenuhi harapan Anda dan hal ini dapat membuat Anda berdua kesal. Oleh karena itu, sangat disarankan agar Anda tidak berharap terlalu banyak dari pasangan Anda.

5. Buatlah Beberapa Perubahan Positif 

 Jika Anda ingin melihat beberapa perubahan positif pada pasangan Anda, maka Anda juga perlu mengubah diri Anda menjadi manusia yang lebih baik. Anda juga perlu menghentikan kebiasaan buruk dan mengatasi rasa tidak aman Anda. Melakukan hal itu akan membantu Anda menyesuaikan diri dengan pasangan Anda dan menjadi lebih menerima pasangan Anda.

6. Hindari Menjadi Kritikus Sepanjang Waktu

Memberi kritik positif kepada pasangan Anda adalah hal lain dan ini tidak akan merusak hubungan Anda, tetapi jika Anda adalah seseorang yang terus-menerus mengkritik setiap hal, maka ini bukanlah hal yang baik untuk dilakukan. Untuk lebih menerima pasangan Anda, penting bagi Anda untuk menghindari kritik sepanjang waktu dan menemukan kesalahan pada pasangan Anda. Jika Anda tidak menyetujui sesuatu, Anda dapat menyampaikan hal yang sama kepada pasangan Anda dengan cara yang bersahabat daripada mengkritik pasangan Anda dengan cara yang kasar.

7. Matikan Keyakinan Lama  

Sangat penting bagi Anda untuk menutup keyakinan lama Anda. Misalnya, Anda tidak boleh memaksakan kepercayaan abad ke-16 itu pada pasangan Anda jika dia merasa tidak nyaman. Alih-alih memaksakan pikiran dan keputusan nenek atau bibi Anda, Anda dapat membantu pasangan Anda memahami perspektif mereka. Anda juga dapat menjelaskan kepada pasangan Anda mengapa suatu hal penting atau lebih baik.

Sumber : bisnis.com