June dan Kopi, Kisah Persahabatan 2 Anjing dengan Manusia

June dan Kopi, Kisah Persahabatan 2 Anjing dengan ManusiaPoster film June dan Kopi / ist
27 Agustus 2020 19:27 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, NEW YORK—Film Indonesia terus bermunculan di tengah pandemi Covid-19 dan tutupnya jaringan bioskop. Satu lagi film yang akan muncul adalah June dan Kopi.

Film arahan sutradara Noviandra Santosa yang produksinya telah rampung itu bercerita tentang anjing kampung bernama June dan Kopi yang sudah memiliki rumah.

June adalah anjing jenis Mongrel Street Dog, sementara Kopi adalah anjing Staffordshire Terrier. Kedua ekor anjing yang berperan sebagai Kopi dan June ini memang betul-betul anjing jalanan.

"Saya memilih untuk bercerita tentang anjing jalanan karena biasanya di film, semua anjingnya pure breed. Dan di Indonesia kita memiliki begitu banyak anjing jalanan dan banyak juga anjing yang ditelantarkan. Anjing-anjing yang memainkan karakter June dan Kopi pun adalah anjing dari shelter. Mereka ditemukan di jalanan atau dibuang oleh pemiliknya," kata Noviandra dalam rilis Rabu (26/8/2020).

Ide June dan Kopi bermula dari pengalaman Noviandra saat kuliah, saat itu ia sering mengurus banyak hewan dari tempat penampungan. Dia menyadari ada banyak masalah akibat banyak populasi hewan yang tak punya rumah, terutama di Indonesia.

Tokoh Kopi terinspirasi dari anjing pertama yang diadopsi bernama Cody, sementara June terinspirasi dari salah satu anjing adopsinya yang memiliki tiga kaki dan sangat takut kepada laki-laki.

“Saya ingin membuat film yang menyenangkan untuk ditonton semua orang dan berbeda dari film lainnya,” ujarnya.

“Kami tetap harus menulis cerita yang solid. Kami tidak bergantung pada fakta bahwa kami akan membuat film pertama tentang anjing di Indonesia. Kami masih harus menulis cerita yang menarik dan centered with the theme of family yang relatable dengan semua orang."

Film June dan Kopi merupakan film panjang kedua dari Noviandra Santosa. Pada 2019, debut penyutradaraan panjang layar lebar dilakukan melalui film Pintu Merah.

Sumber : Antara