Lare Jawi, Pengiring Almarhum Didi Kempot, Bubar atau Lanjut?

Lare Jawi, Pengiring Almarhum Didi Kempot, Bubar atau Lanjut?Didi Kempot. - Antara Foto/Muhammad Adimaja
24 September 2020 11:07 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, SOLO - Grup musik Lare Jawi menjadi pengiring setia almarhum Didi Kempot selama aktif di dunia hiburan. Namun, sepeninggal pria yang dijuluki Godfather of broken heart pada 5 Mei 2020 lalu itu, eksistensi Lare Jawi banyak dipertanyakan. Bubar atau tetap berlanjut tanpa Didi Kempot. 

Salah satu personel Lare Jawe, Ibik, bilang grupnya itu tak pernah bubar sepeninggal Didi Kempot.

"Kalau Lare Jawi kita tetep masih berjuang kita kerja bareng. Lha sekarang tuh malah ada personel lain yang gimana ya, malah lari sana sana, dibilang gimana ya, kalau yang dulu dulu kan selalu tetap setia," kata Ibik di kanal YouTube Mamank Tse, dikutip Rabu (23/9/2020).

Ibik yang bergabung dengan Lare Jawi sejak 2011 pun menyebut personel lama lebih kompak. Sebab, mereka ikut merasakan jatuh bangun saat dibentuknya grup itu oleh Didi Kempot.

"Karena apa, kita yang dulu bangun Lare Jawi almarhum Ndane [panggilan untuk Didi Kempot], beliau meninggal kita harus tetep," ujarnya.

Tak menampik, Lare Jawi dikenal seiring naiknya nama Didi Kempot di kalangan sobat ambyar. Kini telah tiada, personel Lare Jawi berpesan, agar jangan sampai karya-karya almarhum diambil orang karena tak dilestarikan.

"Ya harapannya tetep setia, tetep kompak, selalu jaga karya-karya almarhum. Jangan sampai diambil orang. Sekarang kan ada di depan baik di belakang suka, itu ibarate maling lah," ujarnya.

"Uis lah, pokoke [sudah, pokoknya] buat Lare Jawi selalu kompak, maju terus jaga karya-karya almarhum semoga ke depan lebih baik," kata dia lagi.

Ia pun mengingat betul pesan almarhum sebelum tiada. Didi Kempot pernah bilang bahwa kerja keras tak pernah mengkhianati hasil.

"Kalau Ndane pesan yang penting kalian kerja dulu. masalah hasil, rezeki ada yang atur," katanya.

Didi Kempot meninggal dunia akibat alami henti jantung. Kepergiannya cukup mengejutkan karena namanya tengah berada di puncak popularitas.

Ya, ketika itu musik campursari yang diusung Didi mulai disukai anak-anak muda. Dia bahkan dapat julukan The Godfather of Broken Heart karena membawakan lagu dengan lirik yang menyayat hati.

Sumber : suara.com