Mewarisi Kenangan, Menonton Kisah Batik 100 Tahun Lalu

Mewarisi Kenangan, Menonton Kisah Batik 100 Tahun LaluFilm dokumenter Mewarisi Kenangan / Youtube
05 Oktober 2020 21:27 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Menyambut Hari Batik dan merawat kecintaan terhadap batik, Elok Setia Wardani penggagas Lawasan Batik memproduksi film dokumenter berjudul Mewarisi Kenangan.

Episode 2 film dokumenter ini ditayangkan bertepatan dengan Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2020 di akun Instagram @lawasanbatik serta kanal Youtube @lawasanbatik.

Film dokumenter berdurasi 13 menit, berisi kisah ketekunan seorang pengusaha batik dari Jogja, bernama Raden Haji Bilal Atmojoewana yang mendirikan sebuah firma batik sejak 1912.

Episode ke-2 lebih banyak mengulas tentang karya-karya batik kuno lengkap dengan dokumentasi foto, label dan katalog batik tempo dulu. Serta kisah generasi penerusnya. Episode ke-1 telah di rilis Bulan Juli 2020.

“Tujuan produksi film ini adalah, menigkatkan kecintaan dan pemahaman masyarakat kepada batik dengan cara kekuatan bercerita [storytelling],” kata Elok Setiawardani  dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Senin (5/10/2020).

Dengan kekuatan cerita, diharapkan batik akan menjadi bahan perbincangan, serta sumber inspirasi untuk terus berkarya, melahirkan ide segar dari semua kalangan, termasuk generasi milennial. Sehingga batik menjadi industri kerajinan yang mampu beradaptasi dan bertahan bahkan di kala pandemi Covid-19.

“Film ini  diharapkan bisa melengkapi dokumentasi sejarah batik Indonesia. Batik adalah proses sehingga perlu banyak literasi atau sumber dokumentasi dibalik goresan mahakarya adiluhung sebuah batik,” katanya.