Nikita Mirzani Dukung Pangdam Jaya Bubarkan FPI

Nikita Mirzani Dukung Pangdam Jaya Bubarkan FPINikita Mirzani - Antara
21 November 2020 08:27 WIB Rika Anggraeni Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Artis Nikita Mirzani mendukung pembubaran Front Pembela Islam (FPI).

Nikita mengunggah berita tentang pernyataan Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) terkait pembubaran FPI.

Nikita yang saat ini tengah "cekcok" dengan FPI dan pendukung Habib Rizieq mendukung pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

“HIDUP NKRI HARGA MATI,” tulis Nikita melalui akun Instagram miliknya @nikitamirzanimawardi_17 seperti dikutip JIBI, Jum’at (20/11/2020).

Seperti diketahui sebelumnya, artis sensasional yang akrab disapa Nyai dengan FPI berawal saat dia mengomentari Habib sebagai tukang obat saat melakukan sesi Live Instagram beberapa waktu lalu.

Ucapan Nikita terkait penjemputan Habib Rizieq di bandara Soekarno-Hatta yang menimbulkan kemacetan.

Tidak berhenti diunggahan miliknya, kolom komentarnya pun dibanjiri reaksi dari netizen.

“FPI dibubarkan? Hiyahiyahiya wacana tanpa tindak nyata,” tulis akun @_menip.

“Jangan cuma dibubarkan, tapi di-blacklist nama-nama yang ada di dalam struktur organisasi ormas tersebut. Jika dibuat lagi dengan nama baru tapi struktur organisasi sama, bisa dibubarkan,” tulis akun @amerdean2020.

Sebelumnya, usai Apel Kesiagaan Pasukan Bencana di Jakarta, Jum’at (20/11/2020), Dudung Abdurachman menegaskan bahwa jika diperlukan pemerintah bisa membubarkan FPI pimpinan Rizieq Shihab.

“Kalau perlu, FPI dibubarkan saja! Kok mereka yang atur. Suka atur-atur sendiri,” ucap Dudung.

Dudung menegaskan pemasangan spanduk dan baliho itu bermuatan ajakan revolusi dan provokatif dari pimpinan FPI. Bahkan ia memerintahkan kepada anggota Kodam Jaya untuk menertibkan spanduk dan baliho tersebut.

“Itu perintah saya, berapa kali Satpol PP turunkan, dinaikkan lagi. Jai, siapa pun di Republik Indonesia ini. Ini negara hukum harus taat hukum. Kalau pasang baliho, jelas aturan bayar pajak, tempat ditentukan. Jangan seenak sendiri, seakan-akan dia paling benar,” tegasnya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com