Para Miliarder ini Semakin Kaya Sejak Pandemi Covid-19

Para Miliarder ini Semakin Kaya Sejak Pandemi Covid-19Pendiri dan CEO Amazon.com Inc. Jeff Bezos mendapatkan berkah dari pandemi virus corona (Covid-19). Pendapatan Amazon semakin meningkat selama pandemi - Bloomberg
20 Desember 2020 10:57 WIB Nindya Aldila Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sejak pandemi virus corona (Covid-19) melanda seluruh penjuru bumi, sebanyak 10 orang terkaya di dunia telah meraup US$400 miliar atau setara Rp5.600 triliun.

Dilansir dari The Guardian, Sabtu (19/12/2020), laporan Americans for Tax Fairness menunjukkan bahwa kekayaan biliuner Amerika telah meningkat US$1,1 triliun sejak pandemi.

Frank Clemente dari Americans for Tax Fairness mengatakan keuntungan pandemi mereka sangat besar sehingga miliarder Amerika dapat membayar tagihan bantuan Covid-19 yang besar dan tetap tidak kehilangan sepeserpun dari kekayaan sebelumnya.

“Pertumbuhan kekayaan mereka begitu besar sehingga mereka sendiri dapat memberikan stimulus senilai US$3.000 kepada setiap pria, wanita dan anak-anak di negara ini, dan mereka tetap masih lebih kaya daripada 9 bulan yang lalu,” ungkapnya.

Pertama, pendiri Amazon, Jeff Bezos, telah mencatatkan kekayaan yang meroket hingga US$70 miliar sejak Maret menjadi US$185 miliar. Layanan belanja online telah membuat bisnis perusahaan teknologi yang berbasis di Washington ini melonjak.

Pada saat bisnis kecil terdampak pandemi dan krisis ekonomi terburuk sejak depresi hebat pada 1930-an, saham Amazon terus meningkat sebesar 90 persen sejak Maret.

Kedua, Chief Executive kendaraan elektrik Tesla, Elon Musk. Kekayaan Musk meningkat hingga US$153 miliar, naik US$25 miliar pada Maret. Ditambah lagi, pemerintah AS kemungkinan akan mempercepat peralihan kendaraan elektrik sejak pandemi.

Hal ini berhasil melambungkan saham Tesla hingga tujuh kali lipat sejak Maret. Mulai Senin, perusahaan akan dimasukkan dalam indeks blue-chip S&P 500.

Musk masih memegang 20 persen saham tesla dan menjadi orang terkaya kedua di dunia, peringkat yang melonjak dari posisi 35 dari liga miliarder pada Januari.

Ketiga, pemimpin brand fesyen mewah LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton, Bernard Arnault mencatatkan kekayaan dari US$69 miliar menjadi US$148 miliar, menjadikan dia orang kaya ketiga.

Keempat, Co-founder Microsoft Bill Gates diperkirakan mencatatkan bertambahnya kekayaan senilai US$20 miliar sejak Maret. Dengan kekayaan total senilai US$120 miliar, Gates telah berkontribusi miliaran dolar untuk pengembangan vaksin Covid-19 dan proyek kesehatan.

Miliarder lainnya yang juga bisnisnya semakin moncer sejak pandemi kelima, Mark Zuckerberg dari Facebook yang mencatatkan peningkatan hingga 80 persen menjadi US$100 miliar.

Keenam, Kekayaan investor kawakan Warren Buffett meningkat 26 persen menjadi US$85 miliar. Ketujuh, Larry Ellison, Co-Founder Oracle, yang kekayaannya membengkak 50 persen menjadi US$88 miliar.

Kedelapan, Co-Founder Google Larry Page berhasil mencatatkan penambahan kekayaan hingga setengahnya menjadi US$76 miliar. Begitu pula mitranya Sergey Brin yang kekayaannya mencapai US$74 miliar.

Ke-10, Amancio Ortega, pendiri Inditex, perusahaan fesyen asal Spanyol mencatatkan kenaikan hingga 47 persen menjadi US$75 miliar.

Luke Hildyard, Direktur Eksekutif High Pay Centre, lembaga think tank asal Inggris mengatakan bertambahnya kekayaan 10 orang tersebut nilainya melebihi estimasi pemerintah Inggris dalam menyiapkan dana untuk mengatasi dampak kesehatan dan ekonomi pandemi Covid-19 yang mengancam 66 jiwa.

Sumber : bisnis.com