Minta Warga Stop Bergunjing soal Kasus Nissa Sabyan, Gus Miftah: Jangan Sok Suci Bro

Minta Warga Stop Bergunjing soal Kasus Nissa Sabyan, Gus Miftah: Jangan Sok Suci BroGus Miftah memberikan komentar film Tilik di tepi pantai. - YouTube/Gus Miftah Official
24 Februari 2021 20:17 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Ulama kondang Gus Miftah berkomentar terkait sebuah video ceramahnya yang dikait-kaitkan dengan artis Nissa Sabyan yang kini sedang ramai dibincangkan publik.

Penceramah Miftah Maulana Habiburrahman, atau dikenal dengan Gus Miftah mengklarifikasi video sekaligus memberikan pesan

Video yang berisikan ceramahnya, namun menampakkan foto-foto Nissa Sabyan, Ayus Sabyan dan group Gambus Sabyan.

Seraya mengklarifikasi, ia pun mengunggah potongan ayat suci Alquran. Dalam unggahannya, Gus Miftah juga mengajak agar umat islam berhenti mengghibah.

BACA JUGA: Duh..Dikira Bangkai Binatang, Orok Bayi Ditemukan di Bantaran Kali Gajah Wong

Di media sosial instagramnnya @gusmiftah memulai dengan kata stop ghibah.

Begini isi ceramah Gus Miftah

Jangan pernah menghina mendosa, seolah tiba tidak pernah berbuat dosa

Sering kali kita merasa sok suci, padahal Allah mengingatkan kepada kita

Eh, jangan sok suci bro

Kenapa?

Karena Dia (Allah) paling tau di antara Kita yang bertaqwa

KIta itu kelihatan baik, karena buruknya sedang ditutupi oleh Allah

Kita itu kelihatan terhormat karena hinannya sedang ditutupi oleh Allah

Kita kelihatan suci, karena dosanya sedang ditutupi oleh Allah

Jangan kemudian kita merasa paling baik di antara kalian

Surga itu akan diisi oleh ahli maksiat yang kemudian bertaubat

Bukan orang sok suci yang kemudian tersesat.

Ia mengklarifkasi jika video yang sudah beredar banyak di media sosial tersebut bukan buatannya.

Gus Miftah menjabarkkan potongan hadist riwiyat HR Muslim nomor 2589.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim no. 2589).

"Sengaja saya posting, supaya orang tahu bahwa yang bikin video bukan saya. Kita ambil sisi baiknya saja dengan stop ghibah," ucapnya.

Sumber : Suara.com