Kolaborasi Prisa-Ivan Gaungkan Suara Anak untuk Indonesia

Kolaborasi Prisa-Ivan Gaungkan Suara Anak untuk Indonesia John Paul Ivan (kiri) dan Prisa (tengah) saat hadir dalam gelar wicara virtual bertajuk Kolaborasi Prisa-John Paul Ivan: Kebangkitan Penyanyi Cilik yang digelar Harian Jogja, Jumat (19/3/2021). - Youtube Harian Jogja
20 Maret 2021 07:47 WIB Arief Junianto Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kemunculan penyanyi cilik Prisa bersama gitaris John Paul Ivan (JPI) bisa menjadi oase bagi pacekliknya penyanyi anak beberapa tahun terakhir. Setidaknya, sejak Agustus 2020 lalu, Prisa bersama JPI sudah meluncurkan dua single mereka, yakni Pesan Damai untuk Indonesia (Doa untuk Bangsa) dan Lestari Alamku (Berita Cuaca).

JPI mengatakan lagu-lagu yang dibawakan Prisa sebenarnya tidak sama dengan lagu-lagu yang dibawakan penyanyi cilik pada umumnya yang pernah hit sebelumnya. “Kalau sebelumnya, lagu anak banyak berkisah tentang dunia anak-anak saja, lagu yang dinyanyikan Prisa justru memiliki korelasi makna yang lebih luas,” kata mantan gitaris grup band legendaris asal Surabaya, Boomerang itu dalam gelar wicara virtual bertajuk Kolaborasi Prisa-John Paul Ivan: Kebangkitan Penyanyi Cilik yang digelar Harian Jogja, Jumat (19/3/2021).

Menurut dia, dua single milik Prisa lebih banyak berkisah tentang persoalan yang lebih bersifat global dan universal. Pesan Damai untuk Indonesia (Doa untuk Bangsa) misalnya, berkisah tentang nasionalisme dan pesan perdamaian untuk Indonesia.

Sementara di lagu kedua, Lestari Alamku (Berita Cuaca) yang merupakan lagu karya musikus legendaris Gombloh, lebih banyak berkisah tentang ajakan untuk melestarikan alam. “Jadi dua single ini bisa dibilang merupakan suara anak-anak untuk Indonesia,” kata JPI.

Berbeda dengan single pertama, dalam single kedua milik Prisa tersebut, JPI bertindak sebagai produser, sehingga lebih banyak terlibat.

Dalam single kedua Prisa itu, JPI memang memperkaya elemen instrumen musik di dalamnya. Tak tanggung-tanggung, dalam Lestari Alamku (Berita Cuaca), JPI memasukkan unsur alat musik tradisional, seperti sasando, kendang, dan seruling bambu. Hal inilah yang membuat aransemen Lestari Alamku (Berita Cuaca) versi Prisa-JPI terdengar sangat berbeda jika dibandingkan baik dengan hasil aransemen aslinya maupun aransemen yang pernah dibikin oleh Boomerang pada 1999 silam. 

Banyak Dukungan

Sementara Prisa mengaku senang dan bangga bisa turut menyumbangkan karya di blantika musik Tanah Air. “Apalagi banyak dukungan. Banyak ucapan selamat dari teman-teman,” kata siswi kelas III SD ini.

Itulah sebabnya, dia juga berpesan kepada anak-anak seusianya untuk jangan pernah malu berkarya, salah satunya bernyanyi. “Jangan pernah malu untuk tampil. Terus belajar juga, ya,” kata dia.