Kemantren Fest 2021 Bakal Tampilkan Potensi Seni Budaya Mantrijeron secara Virtual

Kemantren Fest 2021 Bakal Tampilkan Potensi Seni Budaya Mantrijeron secara VirtualKemantren Fest 2021. - Ist/ dok Dinas Pariwisata Kota Jogja
16 April 2021 10:17 WIB Media Digital Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang terimbas secara signifikan oleh adanya Pandemi Covid-19. Di Kota Jogja, sektor pariwisata menjadi penopang ekonomi masyarakat, maka kondisi tersebut menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah kota untuk tetap melakukan promosi pariwisata di tengah adaptasi atau kenormalan yang baru.

Kemantren Fest merupakan acara pentas kawasan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kota Jogja untuk mengangkat dan menggali potensi seni dan budaya di setiap Kemantren (sebutan baru untuk Kecamatan) di wilayah Kota Jogja. Di tengah situasi Pandemi saat ini, acara tersebut akan dihadirkan secara virtual.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko, mengatakan pementasan ini selain menjadi ruang kreatif bagi para seniman juga menjadi sinyal bahwa Kota Jogja tetap bekerja keras menyiapkan destinasinya yakni industri-industri pariwisatanya lewat kegiatan-kegiatan yang menerapkan protokol-protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Pekan Depan, Pemkot Jogja Mulai Pantau Penyaluran THR

"Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman ketika pada saatnya nanti Kota Jogja terbuka secara luas bagi para wisatawan yang akan berkunjung," ujar Wahyu, dalam rilisnya, Jumat (16/4/2021).

Acara ini juga dapat menjadi alternatif tontonan baik bagi masyarakat Jogja dan sekitarnya, maupun bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kemantren Fest seri perdana akan mengangkat potensi pariwisata di wilayah Kemantren Mantrijeron. Kemantren Mantrijeron terletak di bagian selatan wilayah Kota Jogja yang kaya akan ragam seni dan budaya termasuk produk-produk pariwisata meliputi kerajinan batik, wayang, keris, blangkon, dan kuliner-kuliner kha.

“Kawasan selatan Kota Jogja merupakan wilayah yang mempunyai nilai strategis sebagai salah satu pintu masuk dari selatan menuju Kota Jogja yang terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan jaman dan selarasdengan paradigma Among Tani Dagang Layar,” kata Wahyu.

Selain itu Kemantren Mantrijeron juga menjadi kawasan yang banyak terdapat sanggar seni serta seniman-seniman dari berbagai bentuk kesenian seperti; tari, kethoprak, wayang, mocopat, gamelan dan lainnya.

Baca juga: BMKG DIY Bantah Kabar Jogja Bakal Terkena Siklon Tropis 94W, Begini Penjelasannya

Creative Director Kemantren Fest, Ibnu Prabowo, mengatakan edisi perdana Kemantren Fest akan menyajikan tontonan yang menggabungkan seni peran, musik, tari dengan rangkaian video cinematic dan motion graphic dalam tajuk berjudul "Rasan-Rasan Kemantren". Adegan Rasan-Rasan Kemantren akan dilakoni oleh dua maestro seni peran Kota Jogja yaitu Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso) dan Yuningsih (Yu Beruk).

Sementara itu penampilan lainnya akan diisi dengan Tarian Gregeting Jogja dari Sanggar Sangger, Tari Sintren dari Sanggar Kumbang Kencono, dan musik kreasi dari Gank X yang meng-cover lagu "Sesuatu di Jogja". Acara tersebut akan ditayangkan mulai tanggal 15 April 2021 di channel Youtube Pemkot Kota Jogja, Dinas Pariwisata Kota Jogja, dan Dinas Kebudayaan Kota Jogja.

Ayo Wisata, Ayo ke Jogja... Salam Jogja Istimewa untuk Indonesia Jaya.