Drakor Badminton Racket Boys Raih Rating Menjanjikan

Drakor Badminton Racket Boys Raih Rating MenjanjikanTangkapan layar trailer film Badminton Racket Boys - YouTube/The Swoon
13 Juni 2021 05:07 WIB Akbar Evandio Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Drama korea (drakor) dari stasiun TV Seoul Broadcasting Station (SBS) meraih rating nasional yang menjanjikan untuk pemutaran perdana mereka.

Berdasarkan data Nielsen Korea, film bertajuk olahraga berjudul Badminton Racket Boys  itu memperoleh rating nasional rata-rata sebesar 3,6 persen, 5,7 persen, dan 5,2 persen yang menobatkan serial ini menjadi drama Senin—Selasa dengan rating tinggi untuk semua slot waktu.

Tidak hanya itu, drama ini turut mengalahkan Youth of May dari KBS yang mencatatkan rating nasional rata-rata 4,0 persen dan 4,9 persen untuk episode 9, dan menunjukan adanya penurunan dari personal best mereka sebesar 5,7 persen pada minggu lalu.

Doom at Your Service dari tvN pun mencetak peringkat nasional rata-rata 3,3 persen dengan puncak 3,9 persen, yang serupa dengan peringkat minggu lalu.

Di antara pemirsa usia 20—49 tahun, drama ini meraih peringkat nasional rata-rata 2,2 persen dengan puncak 2,6 persen, dan di wilayah metropolitan, drama ini meraih rating rata-rata 3,7 persen dengan puncak 4,9 persen.

Drama Racket Boys mengisahkan perjuangan siswa laki-laki dan perempuan yang berusia 16 tahun untuk menjadi atlet badminton hebat di Negaranya.

Baca juga: Gibran dan Selvi Ulang Tahun ke-5 Pernikahan, Warganet Ramai-Ramai Memuji Selvi

Yoon Hyeon-jong (Kim Sang-kyung) merupakan mantan pemain bulu tangkis terbaik di kotanya. Setelah pensiun sebagai pemain, dia beralih profesi sebagai pelatih tim bulu tangkis di sebuah sekolah menengah pertama di Haenam.

Adapun, dia mengetahui bahwa klub bulu tangkis di sekolah yang dia tangani ternyata berada dalam kondisi yang buruk, di mana klub tersebut hanya memiliki empat anggota, yakni Yoon Hae-kang (Tang Joon-sang), Bang Yoon-dam (Son Sang-yeon), Na Woo-chan (Choi Hyun-wook) dan Lee Yong-tae (Kim Kang-hoon).

Masalah pun terus bermunculan saat pihak sekolah turut mengancam akan membubarkan tim tersebut jika masih belum mampu bersaing dan meraih prestasi.

Satu-satunya kesempatan yang bisa menyelamatkan tim ini adalah dengan memenangkan kompetisi atletik junior yang akan segera datang. Yoon Hyeon-jong pun terdorong untuk melatih mereka agar dapat mengikuti kompetisi tersebut.

Drama ini disutradarai oleh Jo Young-gwang dan penulisan naskahnya dipercayakan pada Jung Bo-hoon serta tayang di saluran TV SBS setiap Senin dan Selasa yang juga bisa disaksikan di saluran berbayar Netflix.

Sumber : bisnis.com