Bloom Series, Seri Warna-Warni dari Rawraw

Bloom Series, Seri Warna-Warni dari RawrawRawraw (kanan) dalam acara pembukaan pameran pada 24 Agustus 2021 di Artotel. - Harian Jogja - ist
21 Oktober 2021 08:47 WIB Galih Eko Kurniawan Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Selamat datang di dunia Rawraw, selamat datang di parade warna bebungaan di musim panas Agustus. Itulah pameran yang dihadirkan Rawraw di Artotel sejak 24 Agustus hingga 24 Oktober 2021.

Rawraw pada pameran tunggal kali ini menghadirkan Bloom Series, sebuah seri tentang warna-warni bunga pada musim panas yang bermekaran. Bunga di musim panas, yang bertepatan dengan Agustus, bermekaran secara massal.

Sebuah metafora atas ingatan abadi atas sifat kehidupan yang fana. Sebagai sebuah ajakan untuk mengingat keindahan yang pernah terjadi di dalam kehidupan untuk menumbuhkan rasa sayang kepada kehidupan diri sendiri dan juga bagi sesama dan semesta.

“Saya selalu berharap untuk tidak berhenti dan tidak menyerah dari keterbatasan yang ada. Pameran tunggal saya di Artotel menjadi sebuah gelaran yang sangat berkesan. Saya merasa beruntung mendapatkan momen di saat pandemi,” ungkap Rawraw, Rabu (20/10/2021).

Bagi seniman bernama asli Citra Pratiwi ini, di saat yang sama dirinya bisa menjadikan momen prihatin ini kedalam bentuk karya yang bisa dibagi ke banyak orang. Pameran kali ini sangat mendalam karena diberi kesempatan memasuki ruang keprihatinan.

Di masa pandemi ini dirinya sekaligus diberi kesempatan untuk berbagi rasa optimisme melalui karya. Situasi kompleks ini menjadi sebuah pengalaman kreatif yang Rawraw syukuri bisa diwujudkan ke dalam karya.

Rawraw menampilkan visual berbentuk bunga, hati, boneka beruang dalam bentuk dua dimensi dan objek tiga dimensi. Total dalam pameran tunggal kali ini ada 13 karya. Rawraw menampilkan delapan karya dua dimensi dan lima karya tiga dimensi.

Warna dan tekstur merupakan ciri khas dalam karya Rawraw. Warna bagi Rawraw bukan hanyalah sekedar isian tapi juga adalah objek, warna-warna yang hadir secara gestural dalam bentuk abstrak adalah sebuah lapisan perasaan. Rawraw ingin mengajak audiens untuk masuk ke dalam memori sekaligus sebuah refleksi dan penerimaan atas hal yang sifatnya tidak abadi.