Penembakan oleh Alec Baldwin Berbuntut Panjang di Amerika Serikat

Penembakan oleh Alec Baldwin Berbuntut Panjang di Amerika Serikat Alec Baldwin - JIBI/Bisnis.com
26 Oktober 2021 01:27 WIB Aliftya Amarilisya Hiburan Share :

Harianjogja.com, SOLO - Insiden penembakan tak sengaja oleh aktorĀ Alec Baldwin di lokasi syuting film Rust berbuntut panjang.

Kasus tersebut tak hanya membuat aktor kelahiran 1958 itu terjerat hukum, namun juga memicu seruan pelarangan penggunaan senjata api saat syuting yang mana diimaksudkan guna mewujudkan keselamatan di tempat kerja.

Dikutip dari AFP, Senin (25/10/2021), sebuah petisi pun dirilis melalui laman change.org. Terhitung hingga kini, telah terdapat lebih dari 15.000 tanda tangan atas petisi tersebut.

Sementara itu, senator negara bagian California, yakni Dave Cortese pun mengeluarkan rencana untuk memperkenalkan undang-undang yang melarang penggunaan senjata api dalam set film dan produksi teater.

"Ada kebutuhan mendesak untuk mengatasi pelanggaran kerja yang mengkhawatirkan dan pelanggaran keselamatan yang terjadi di lokasi produksi teater,termasuk kondisi berisikko tinggi yang tidak perlu, seperti penggunan senjata api sungguhan," ucap Cortese dikutip dari The Washington Post.

Di sisi lain, imbas insiden ini juga membuat produser film Rust menunda proses produksi hingga penyelidikan kasus kematian sinematografer Halyna Hutchins selesai.

Joel Souza selaku sutradara yang kini tengah dalam masa pemulihan pun mendukung keputusan tersebut.

Lebih lanjut, pihak produser juga menegaskan bahwa mereka sedang melakukan peninjauan internal terhadap protokol kesehatan di set.

Akan tetapi, lantaran penyelidikan masih berlangsung, pihak belum bisa menjabarkan hal tersebut kepada publik.

Sumber : JIBI/Bisnis.com