Mengenal Penyakit Jantung, Penyakit yang Diderita Almarhum Haji Lulung

Mengenal Penyakit Jantung, Penyakit yang Diderita Almarhum Haji Lulung Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
14 Desember 2021 14:37 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Abraham Lunggana atau yang akrab dikenal sebagai Haji Lulung meninggal dunia di Rumah Sakit Harapan Kita, hari ini (Selasa (14/12/2021). Sebelum meninggal Haji Lulung memang tengah dirawat karena mengalami serangan jantung.

Haji Lulung sendiri, mengalami serangan jantung berulang karena patah kateter dan sempat kritis di ruang ICVCU (Intensive Cardiovascular Care Unit). Dia juga mendapatkan penanganan ventilator karena tak sadarkan diri.

dr Sudhir Pillai, Konsultan Kardiologi RS Hinduja, Mahim, Mumbai, India mengatakan serangan jantung atau infark miokard mengacu pada penyumbatan atau gumpalan darah yang terbentuk di dalam arteri. Karena adanya sumbatan, aliran darah jadi terhalang dan jantung pun tak mendapatkan suplai darah yang cukup.

Lebih lanjut dr Sudhir menjelaskan, jika aliran darah ke jantung tersumbat secara tiba-tiba akibat pembentukan plak, hasil dari timbunan lemak, termasuk kolesterol, arteri koroner dapat menyempit yang pada akhirnya menyebabkan serangan jantung.

"Serangan jantung dapat sangat berakibat fatal, oleh karena itu jika terjadi diperlukan perawatan medis yang tepat dan sesegera mungkin," sambungnya.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit yang terjadi di jantung, sudah ada sejak dulu kala. Ini bukan sesuatu yang baru, namun terus berevolusi dan salah satu perubahan yang terjadi adalah sasaran penyakit.

Beberapa ahli mengatakan serangan jantung berkaitan dengan multi-faktor, mulai dari gaya hidup, apa yang Anda konsumsi setiap harinya, rutinitas olahraga Anda, dan bagaimana Anda mengelola stres menjadi pemantik dari serangan jantung tersebut.

Alasan utama, menurut dr Vanita Arora, Konsultan Senior sekaligus Ahli Elektrofisiologi Jantung dan Ahli Jantung Intervensi dari RS Apollo New Delhi, saat ini banyak orang tidak secara rutin memeriksakan jantungnya.

"Jadi, orang-orang mulai rajin berolahraga tapi mereka tidak melakukan pre-cardiac untuk menentukan olahraga yang pas dengan kondisi tubuh seperti apa. Alhasil, mereka berolahraga di gym, angkat beban, tapi tidak memerhatikan bagaimana kesehatan jantungnya," terang Arora.

Buruknya lagi, sudah mereka olahraga tanpa ada ahli kesehatan yang mendampingi, tak sedikit yang menambahkan suplemen yang tidak baik dan dipergunakan dengan tidak bijak. Kesemuanya itu menyebabkan jantung jadi tidak sehat. "Salah satu dampaknya bisa aritmia," tambah Arora

Berita ini sudah tayang di Okezone dengan judul "Haji Lulung Alami Serangan Jantung Sebelum Meninggal, Gejalanya Bisa Terjadi di Usia 20-an".

Sumber : Okezone