2 Anggota TNI Mendekam di Tahanan karena Bantu Rachel Vennya Kabur

2 Anggota TNI Mendekam di Tahanan karena Bantu Rachel Vennya KaburSelebgram Rachel Vennya dengan didampingi kuasa hukumnya berikan keterangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait tindakannya kabur dari proses isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan usai berlibur dari luar negeri, Kamis malam (21/10/2021). ANTARA - Fianda Sjofjan Rassat\\r\\n
21 Desember 2021 10:37 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Dua anggota TNI harus mendekam di tahanan karena membantu kabur selebgram Rachel Vennya saat karantina.

Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pom AU) menahan dua anggotanya yang diduga terlibat membantu selebgram Rachel Vennya melakukan pelanggaran kekarantinaan kesehatan. Kedua anggota TNI AU itu masing-masing berinisial RF dan IG.

Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah menyebutkan, RF telah ditahan di rumah tahanan militer Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Sedangkan IG dalam waktu dekat ini, katanya, akan menyusul RF setelah adanya surat penyerahan perkara dari atasannya.

"Pom AU sudah melakukan pemeriksaan pendalaman oknum prajurit FS dan IG yang diduga turut terlibat dalam perkara RV," kata Indan dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (21/12/2021).

Indan memastikan, pihaknya akan memberikan sanksi terhadap keduanya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Terkait sanksi terhadap kedua oknum prajurit TNI AU tersebut, Kadispenau memastikan, permasalahan akan diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dia mengklaim TNI AU serius menyelesaikan permasalahan hukum yang menjerat anggotanya tersebut.

Vonis Rachel Vennya

Dalam perkara ini, Rachel Vennya telah divonis bersalah lantaran tidak menjalani karantina sepulang dari Amerika Serikat. Dia divonis bersalah dengan dua terdakwa lainnya, yakni kekasihnya Salim Nauderer dan manajernya Maulida Khairunnisa.

BACA JUGA: Mengapa Anak 6-11 Tahun Perlu Divaksin Covid-19? Ini Penjelasan Medis

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang memvonis Rachel Vennya dan dua terdakwa lainnya dengan hukuman empat bulan penjara. Namun, mereka tidak perlu menjalani hukuman tersebut selagi tidak melakukan tindak pidana selama delapan bulan kedepan.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa satu, Rachel Vennya Ronald, terdakwa dua Salim Nauderee, dan terdakwa tiga Maulida Khairunnisa masing-masing selama empat bulan (penjara)," kata majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Jumat (10/12/2021).

Sumber : Suara.com