Advertisement

Dinar Candy Khawatir Payudaranya Kena Tonjok Nikita Mirzani

Newswire
Sabtu, 11 Juni 2022 - 15:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Dinar Candy Khawatir Payudaranya Kena Tonjok Nikita Mirzani Dinar Candy. - Suara.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA-Artis Dinar Candy dan Nikita Mirzani segera bertemu di ring tinju pada Minggu (12/6/2022) mendatang.

Jelang pertandingan, ternyata Dinar Candy memiliki rasa khawatir. Bukan takut kalah, melainkan takut dua bagian tubuhnya ini terkena bogem mentah.

Advertisement

"Kan nanti tanding, nggak tau, takutnya hidung terpukul jadi bengkok," kata Dinar Candy ditemui di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (10/6/2022).

"Terus payudara kena juga, kan implan," ujarnya lagi.

Meski khawatir, Dinar Candy enggan mengurungkan niat. Ia tetap mantap melawan Nikita Mirzani dalam ring tinju.

Baca juga: Dinar Candy Akan Bertarung Tinju Melawan Nikita Mirzani

Sebagai persiapan, Dinar Candy telah berkonsultasi dengan dokter. Ia mengantisipasi jika hal buruk terjadi pada tubuhnya setelah pertandingan.

"Nanti dokternya standby," ujar Dinar Candy.

Antisipasi ini bukan tanpa sebab. Itu karena saat melakukan latihan, bagian hidung sempat terkena tonjok. Padahal aktivitas ini bukan pertandingan real.

Advertisement

"Kadang kalo capek tangan itu nggak terkontrol. aku sempet ketonjok sama lawan main, cuman gak terlalu keras, kan baru latihan," ucapnya.

Tapi Dinar Candy tidak bisa memprediksi seperti apa tinju yang bakal diberikan Nikita Mirzani padanya nanti.

"Penginnya nggak terjadi sesuatu. Tapi walaupun menghindari, ini kan tinju beneran ya," kata Dinar mengakhiri.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Kembalikan Memori dari Sebuah Topi

Jogja
| Minggu, 26 Juni 2022, 23:37 WIB

Advertisement

alt

Sinopsis A Star Is Born, Film Lady Gaga Tayang di Trans TV Malam Ini

Hiburan
| Minggu, 26 Juni 2022, 08:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement