Advertisement

Bikin Konten Parodi Soal Lion Air, Marshel Widianto Kena Somasi

JIBI
Minggu, 30 Oktober 2022 - 03:27 WIB
Lajeng Padmaratri
Bikin Konten Parodi Soal Lion Air, Marshel Widianto Kena Somasi Marshel Widianto / Instagram

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pasca memparodikan kasus terbakarnya mesin Lion Air, Rabu (26/10/2022) lalu, komika Marshel Widianto disentil. Ia dan timnya mendapatkan somasi dari pihak maskapai.

Melansir Solopos.com, parodi itu dibuat oleh Lelah Miskin Project (LMP) milik Marshel Widianto. Pihak maskapai Lion Air yang tidak terima dengan video parodi LMP lantas melakukan somasi.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Atas kejadian itu, LMP pun buru-buru meminta maaf. “Kami bertiga ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas video konten yang telah kami upload melalui akun Lelah Miskin Project, yang secara langsung ataupun tidak, telah merugikan banyak pihak termasuk pihak Lion Group,” sebut Alif, salah satu personel LMP, seperti dalam unggahan Instagram @lelahmiskinproject, Sabtu (29/10/2022).

Alif menuturkan dengan adanya peristiwa ini pihaknya akan lebih waspada dan semakin bijak dalam menggarap konten di kemudian hari.

Sebelumnya, Loyal Pax Of Lion Air Grup Charlie Wijaya melayangkan somasi kepada pemilik LMP Marshel Widianto dan tiga anggota LMP, yakni Alif Baihaki, Adi Maulana, dan Edward Simbolon atas konten video yang disebut menyindir Lion Air.

Sebagai informasi, konten LMP yang bermasalah ini memuat Edward Simbolon yang menyebut jika hendak menaiki pesawat dari penerbangan ini, tidak perlu menghafal nomor kursi melainkan harus hafal bacaan doa saja. “Kalau mau naik Lion Air mah enggak usah hafal nomor kursi, cukup hafal baca doa aja,” kata Edward Simbolon.

Tak hanya itu, dalam videonya Aldi Maulana juga mengatakan naik pesawat di Lion Air aman lantaran para penumpang akan mendapat perlindungan dari malaikat. “Sebenarnya naik Lion Air itu aman, karena pas naik dijaga malaikat. Cuma masalahnya malaikat maut,” ujar Adi Maulana.

Atas konten tersebut, Charlie Wijaya meminta Marshel Widianto dan ketiga komika yang beranggotakan Alif Baihaki, Adi Maulana, dan Edward Simbolon, untuk meminta maaf kepada Lion Air Grup dalam waktu 3×24 jam. Selain itu, Charlie juga meminta LMP untuk menghapus video konten yang diunggah di akun Instagram @lelahmiskinproject.

Advertisement

Marshel Widianto kemudian memenuhi keinginan dari Charlie Wijaya dengan memposting video permohonan maaf kepada Lion Grup di akun Instagram LMP dan meneruskan unggahan video tersebut ke Instagram stories pribadinya.

“Saya selaku pemilik Lelah Miskin Project meminta maaf untuk kelalaian saya atas QC konten dari LMP kepada Lion Air Grup dan semua pihak terkait,” tulis Marshel.

Sebelumnya, pada Rabu (26/10/2022), pesawat Lion Air JT330 rute Jakarta-Palembang yang mengangkut 169 penumpang dilaporkan mengalami kebakaran mesin dalam perjalanan udaranya di ketinggian 3.000 kaki.

Advertisement

Beruntungnya pesawat tersebut berhasil mendarat kembali dengan selamat di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Pesawat Lion Air JT330 itu awalnya akan terbang menuju ke Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan.

Atas peristiwa tersebut, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro melaporkan bahwa pesawat berhasil mendarat dengan aman, dan tidak adanya korban jiwa. Seluruh penumpang dan kru pesawat berada dalam keadaan selamat.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

TV Analog di DIY Dinonaktifkan Besok, Begini Cara Daftar STB Gratis

Jogja
| Jum'at, 02 Desember 2022, 15:27 WIB

Advertisement

alt

Sempat Hampir Punah, Elang Peregrine Termasuk Hewan Tercepat di Dunia

Hiburan
| Jum'at, 02 Desember 2022, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement