Bubar Setelah Berkarier 1,5 Tahun, Ini Penghasilan yang Berhasil Dihimpun Wanna One

Bubar Setelah Berkarier 1,5 Tahun, Ini Penghasilan yang Berhasil Dihimpun Wanna One Wannaone. - akun twitter resmi
30 Januari 2019 00:37 WIB Oliv Grenisia Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Wanna One, boygroup asal Korea Selatan sudah bubar setelah melangsungkan konser perpisahan pada akhir pekan lalu. Mereka mencatatkan pendapatan hingga 88 miliar won atau sekitar Rp1 triliun selama 1,5 tahun berkarir.

Dikutip dari Allkpop.com, dari total pendapatan itu, Wanna One mencatat keuntungan bersih senilai 44 miliar won atau setara Rp555,48 miliar.

Adapun, pembagian keuntungan Wanna One itu antara lain, Swings Entertainment selaku agensi khusus mengelola boygroup dan CJ E&M selaku label yang menaungi Mnet, stasiun televisi yang menayangkan acara Survival Produce 101 season 2 masing-masing mendapatkan 25% yang senilai 11 miliar won atau Rp138,87 miliar.

Keuntungan sisanya diberikan kepada 11 member Wanna One yang senilai 22 miliar won atau setara Rp277,74 miliar. Berarti, setiap member mendapatkan senilai 2 miliar won atau Rp25,24 miliar.

Namun, para member pun harus berbagi keuntungan dengan agensi pribadinya. Rata-rata bagi hasil antara member dengan agensinya sekitar 50:50 atau 60:40. Jadi, hasil bersih para member selama 1,5 tahun itu sekitar 1 miliar won atau Rp12,64 miliar.

Sebagian besar member Wanna One berbagi keuntungan 50:50 atau 60:40 dengan agensi mereka. Dengan demikian, diperkirakan member Wanna One dan agensi asal, masing-masing akan mendapatkan sekitar 1 milyar KRW atau setara Rp12 triliun hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun masa promosi.

Agensi pribadi para member tetap mendapatkan bagi hasil karena punya peran penting untuk kesuksesan sang bintang. Agensi bertugas untuk mengorganisir seluruh aktivitas mereka, dari yang awalnya hanya seorang trainee hingga menjadi sang idola sukses dan terkenal.

Oleh karena itu, agensi pun tentu dapat bagian dari penghasilan si artis. Penghasilan ini berasal dari penjualan album fisik, event, iklan, dan kegiatan di luar negeri seperti konser. Misalnya, Swings Entertainment yang menaungi boygroup Wanna One.

Penghasilan Terbesar Sejarah Industri K-Pop

Sementara itu, penghasilan fantastis juga diraih boygroup fenomenal BTS yang berada dibawah naungan Big Hit Entertainment pada tahun lalu. Mereka mencetak rekor pendapatan tertinggi  sepanjang sejarah industri Kpop.

Dikutip dari nextshark.com, BTS yang memiliki 7 member itu mencatatkan penghasilan lebih dari 100 miliar won atau Rp1,26 triliun. Berarti, setiap member mendapatkan penghasilan 10 miliar won atau Rp126,24 miliar.

Keuntungan terbesar BTS berasal dari promosi album “Love Yourself: Answer” yang dirilis Agustus tahun lalu, yang senilai 60 miliar won atau Rp757,48 miliar.

Sumber : Bisnis.com