Konser Westlife Promosikan Candi Borobudur ke Seluruh Dunia

Konser Westlife Promosikan Candi Borobudur ke Seluruh DuniaPress Conference Konser boyband Westlife "The Twenty Tour" Borobudur Shymphony Sabtu (31/8/3019). - Harian Jogja/Nina Atmasari
31 Agustus 2019 22:57 WIB Nina Atmasari Hiburan Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Konser boyband Westlife "The Twenty Tour" Borobudur Shymphony digelar pada Sabtu (31/8/3019) malam di pelataran Candi Borobudur. Ada yang berbeda dari pergelaran kedua Borobudur Shymphony ini dibanding pergelaran pertama tahun lalu yang menghadirkan diva internasional, Mariah Carey.

CEO Rajawali Internasional-promotor konser tersebut, Anas Syahrul Alimi mengungkapkan dalam panggung konser ini tidak akan menampakkan Candi Borobudur karena pihak manajemen Westlife menginginkan background berupa layar LED.

Ini berbeda dengan konsep saat konser Mariah Carey di Shymphony Borobudur pertama tahun lalu yang menampilkan kemegahan Candi Borobudur sebagai latar belakang konser.

"Negosiasi kami tidak berhasil karena komunikasi kami dengan pihak Westlife terbatas. Mereka memang sekarang sedang menjual konsep multimedia jadi background untuk konser seperti itu dan tidak mau mengubah konsep," katanya, dalam press conference Konser Westlife "The Twenty Tour" Borobudur Shymphony, di Borobudur, Sabtu (31/8/2019).

Meski demikian, kemegahan Candi Borobudur akan bisa dinikmati di sisi kanan dan kiri layar tersebut. Ia memastikan, penonton juga akan bisa menikmati penampilan idola mereka secara maksimal karena tempat duduk untuk penonton dibuat berundak seperti di bioskop.

Empat personel westlife terdiri dari Shane Filan, Kian Egan, nicky Byrne dan Mark Feehily rupanya masih ada di hati penggemarnya di indonesia meski sudah ditinggal salah satu personel lainnya, Bryan Mc Fadden. Ini terbukti dari penjualan tiket sejumlah 8.250 yang habis hanya dalam waktu lima menit.

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko- Persero-co promotor konser tersebut, Edy Setijono mengungkapkan pihaknya ingin agar candi Borobudur lebih dikenal di dunia internasional. Strategi yang dilakukan adalah dengan menggelar konser musik internasional dan menggandeng artis sebagai endorser.

Penggemar Westlife jumlahnya banyak, ada di mana-mana di seluruh dunia. Dengan digelarnya konser ini nanti, akan banyak cuplikan video dan foto di aplikasi media sosial yang akan beredar. Penggemar Westlife dari seluruh dunia akan menyaksikannya dan mereka akan tahu bahwa ada Candi Borobudur, sebuah warisan budaya yang layak untuk dikunjungi," jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong adanya konser bertaraf internasional di Candi peninggalan Dinasti Syailendra abad kedelapan ini.

Direktur PT Garuda indonesia (persero) tbk, I Gusti Ngurah Ari Askhara Danadiputra menambahkan pihaknya turut mendukung digelarnya konser boyband asal Irlandia ini sebagai upaya branding. 

"Kami akan support event dari promotor ini ke depan hingga 16 event," katanya.