Advertisement

Nikita Mirzani Berpotensi Ditahan karena Jadi Tersangka KDRT

Newswire
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Nikita Mirzani Berpotensi Ditahan karena Jadi Tersangka KDRT Nikita Mirzani. - Okezone

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Andhi Ardhani menyampaikan bahwa Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tak menutup kemungkinan untuk menahan Nikita Mirzani yang menjadi tersangka kasus penganiayaan atas Dipo Latief.

“Terkait penahanan atau tidak, kami akan menyatakan sikap nanti,” ujar Andhi, Selasa (22/1/2020).

Dia menambahkan, Nikita Mirzani bisa saja ditahan apabila syarat yuridis terpenuhi. “Nanti kami akan menilai. Kan ada syarat-syaratnya. Ada analisis yuridis lah nanti,” jelasnya.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Namun terkait perlu atau tidaknya dilakukan penahanan terhadap Nikita Mirzani, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan masih enggan memberikan keterangan. Terpenting bagi mereka, proses pelimpahan tersangka harus diselesaikan terlebih dahulu.

“Setelah diterima penyerahan tahap kedua: barang bukti dan tersangka, baru kami bisa mengambil sikap,” ungkapnya lagi.

Proses pelimpahan Nikita Mirzani ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan seharusnya dilakukan pada 2 Januari 2020. Namun hal itu urung dilakukan karena ibu tiga anak tersebut berhalangan hadir.

Kemudian jadwalnya diundur menjadi 7 Januari 2020 yang lagi-lagi gagal karena mantan istri Sajad Ukra itu tengah menjalankan ibadah umrah. Nikita Mirzani diketahui menjalankan umrah pada 7-12 Januari 2020.*

Sumber : Okezone.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

3 Orang Dipolisikan Terkait Dugaan Penyekapan dan Intimidasi di Kantor Satpol PP Kulonprogo

Jogja
| Senin, 03 Oktober 2022, 19:17 WIB

Advertisement

alt

Aksi Superhero DC di Justice League Tayang di Trans TV Malam Ini

Hiburan
| Senin, 03 Oktober 2022, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement